Prabowo Bidik Pariwisata, Konser dan Industri Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

disway.id
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Prabowo Subianto menyiapkan strategi baru untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional melalui optimalisasi aset negara dan pengembangan sektor-sektor potensial seperti pariwisata, event olahraga, konser musik, hingga industri kreatif.

Hal tersebut dibahas Presiden Prabowo saat menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Minggu, 21 Juni 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pertemuan tersebut menitikberatkan pada upaya memaksimalkan pemanfaatan aset negara agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

BACA JUGA:BAZNAS dan Ponpes Al Fath Kirim 18 Dai ke Pulau Buru Perkuat Pembinaan Mualaf

“Mengelola aset bangsa dengan lebih baik untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi rakyat,” kata Teddy dalam keterangannya, Senin, 22 Juni 2026.

Menurut Teddy, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap transformasi pengelolaan aset nasional melalui percepatan konsolidasi BUMN dan penguatan peran Danantara sebagai instrumen investasi strategis negara.

Selain itu, keduanya juga membahas berbagai peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat dikembangkan melalui pemanfaatan aset negara secara produktif.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pariwisata yang dipadukan dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.

BACA JUGA:Riwayat Pendidikan Fathimah Azzahra, Jebolan SMAN 3 Depok Kini Wakil Ketua BEM UI, Kritik MBG untuk Stunting

Pemerintah menilai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi baru sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas di berbagai daerah.

"Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara, termasuk penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event olahraga, konser musik, hingga industri kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional,” kata Seskab Teddy.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo juga mendapatkan laporan mengenai perkembangan program konsolidasi BUMN yang tengah berjalan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari reformasi perusahaan negara untuk menciptakan struktur yang lebih efisien dan kompetitif.

BACA JUGA:Gibran soal Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Ikuti Saja Proses Hukum yang Ada

Teddy mengungkapkan bahwa dari sekitar 1.077 entitas BUMN yang ada saat ini, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resep Strawberry Glazed Pie, Solusi Dessert Cantik Tanpa Perlu Ribet Nyalain Oven
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Respons Sampah di Kali Gendong, Pansus DPRD DKI Kaji Pembangunan Biopori Jumbo
• 18 jam laludetik.com
thumb
10 Proyek Redstone Minecraft Paling Populer, Nomor Terakhir Bikin Takjub
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Afiliasi Grup Djarum Bach Multi Global (BACH) IPO di BEI, Incar Dana Rp 307,5 M
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kuasa Hukum, Ahmad Khozinudin Soroti Dugaan Pemaksaan Rompi Tahanan Roy Suryo & dr Tifa
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.