Ketum PB Mathla’ul Anwar Dukung Sikap MUI, Tolak Tegas Perilaku & Kampanye LGBT

jpnn.com
18 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini mendukung sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mendorong ketegasan negara dalam menghadapi perilaku LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) dan segala bentuk kampanye maupun upaya normalisasinya di Indonesia.

Jazuli mengatakan bahwa LGBT bukanlah persoalan hak asasi manusia, melainkan perilaku yang bertentangan dengan nilai agama, moral, budaya bangsa, dan jati diri Indonesia yang berlandaskan Pancasila serta UUD NRI 1945. 

BACA JUGA: 6 Seruan MUI untuk Generasi Muda, Kritik Berbasis Data & Santun, Caci Maki Jangan

Oleh karena itu, Jazuli menegaskan bahwa negara perlu hadir melindungi generasi muda dari pengaruh perilaku dan kampanye yang dapat merusak tatanan keluarga dan moral masyarakat.

“Kami tidak membenci orangnya. Setiap manusia harus dihormati martabat dan hak-hak dasarnya sebagai warga negara. Namun, kami menolak tegas perilaku LGBT dan segala bentuk kampanyenya karena bertentangan dengan ajaran agama, nilai luhur bangsa, serta berpotensi menimbulkan dampak destruktif terhadap karakter dan masa depan generasi penerus,” kata Jazuli dalam keterangannya, Senin (22/6).

BACA JUGA: Rusia Memblokir Gim Roblox yang Memuat Konten LGBTQ

Jazuli yang juga anggota DPR RI itu mengatakan bahwa seluruh agama yang dianut masyarakat Indonesia menolak perilaku LGBT.

Oleh karena itu, kata dia, upaya normalisasi dan promosi LGBT tidak dapat dipandang sebagai bagian dari kebebasan yang tanpa batas.

BACA JUGA: Massa Tolak Promosi LGBT Demo di Kantor MUI

Menurut Jazuli, konstitusi melalui Pasal 28J UUD NRI 1945 menegaskan bahwa penggunaan hak dan kebebasan harus tunduk pada pembatasan berdasarkan pertimbangan moral, nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum.

Dia menambahkan bahwa PB Mathla’ul Anwar mendukung penguatan regulasi dan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kampanye, propaganda, maupun penyebaran konten yang mendorong normalisasi LGBT, khususnya yang menyasar anak-anak dan generasi muda.

Di saat yang sama, Jazuli mengatakan bahwa pendekatan pembinaan, pendidikan agama, dan penguatan ketahanan keluarga harus terus diperkuat.

“Melindungi generasi bangsa dari penyimpangan moral adalah amanat konstitusi dan tanggung jawab bersama. Karena itu, PB Mathla’ul Anwar mendukung langkah-langkah konstitusional yang diambil negara untuk menjaga moral publik, ketahanan keluarga, dan masa depan Indonesia,” kata Jazuli Juwaini. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kode BC1 di Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Dirjen Imigrasi Lantik 13 Pejabat Baru, Termasuk Kakanwil Jabar-Kakanim Jakbar
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Korem Sebut Bib Ajudan Danrem yang Viral Terlepas Saat Jogja Marathon
• 12 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Mau Rombak Kawasan GBK, Area 200 Hektare akan Disulap Jadi Ikon Baru Indonesia
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Rawan Tertekan, Analis Kembali Waspadai Sikap Hawkish The Fed
• 20 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.