Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya

rctiplus.com
14 jam lalu
Cover Berita
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap PenyebabnyaNasional | sindonews | Senin, 22 Juni 2026 - 06:46Dengarkan Berita

Kondisi kesehatan Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) dikabarkan belum membaik pascapenangkapan mereka terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Dokter Tifa disebut masih menjalani perawatan dengan infus, sedangkan Roy Suryo dikabarkan menolak mengonsumsi obat.

Informasi tersebut disampaikan kuasa hukum keduanya, Refly Harun. Menurut dia, kondisi Dokter Tifa justru lebih mengkhawatirkan dibandingkan Roy Suryo.

Baca juga: 50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin

"Kalau Dokter Tifa malah lebih parah kondisinya karena dia masih diinfus. Saya tidak tahu kondisi terakhirnya, tapi sampai tadi siang saya mendapat informasi masih diinfus dari orang-orang yang datang," ujar Refly kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).

Refly menjelaskan, Roy Suryo dan Dokter Tifa memiliki penyakit bawaan yang mengharuskan keduanya menjalani pola hidup teratur, mulai dari menjaga pola makan hingga rutin mengonsumsi obat sesuai jadwal.

Baca Juga:Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Uang ke Dirjen Bea Cukai Lebih dari SGD213.600

Namun, saat penangkapan dilakukan, keduanya disebut tidak sempat menjalani rutinitas tersebut sehingga kondisi kesehatannya menurun drastis.

Baca juga: Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya

"Ketika hari H kan tidak sempat melakukan itu. Jangankan membawa alat-alat obatnya, membawa pakaian dalam pun tidak, pakai sepatu saja hampir tidak diperbolehkan. Jadi itu yang memicu indikator kesehatannya naik luar biasa, hampir dua kali lipat dari normal," tuturnya.

Berdasarkan rekomendasi dokter, keduanya kemudian harus menjalani perawatan medis. Khusus Roy Suryo, Refly menyebut kliennya memiliki pola pengobatan sendiri sehingga enggan mengonsumsi obat yang diberikan selama menjalani perawatan."Saya tidak bisa memastikan secara persis, tapi saya dengar begitu. Bukan berarti tidak percaya, tetapi dia sudah punya pola pengobatan sendiri selama ini dan sudah terbiasa dengan obat-obat yang biasa dia konsumsi," jelasnya.

Baca Juga:Mencuat Usulan Lembaga HAM Digabung di RUU Baru, Ini Pertimbangannya

Refly menambahkan, penyakit yang diderita kedua kliennya merupakan jenis penyakit yang cukup banyak dialami masyarakat Indonesia. Namun, penyakit tersebut sangat rentan kambuh apabila penderitanya tidak disiplin menjaga pola makan, pola tidur, dan pengobatan secara teratur.

"Penyakit itu memang sangat rentan, betul-betul harus diatur pola makan, pola tidur, dan lain sebagainya. Sedikit saja ada pemicu, angkanya bisa langsung melonjak. Banyak orang Indonesia mengalami masalah ini, sekitar 30 persen, apalagi Mas Roy termasuk yang sifatnya turunan," pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diprediksi Cerah Sejak Pagi, Cek Perubahan Cuaca Jakarta Hari Ini
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Generasi Z dan Fear of Judgment: Takut Dikritik Sebelum Bertindak
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Fakta-fakta Penyebab Listrik Padam Bergilir di Jawa
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Pertamax Series Bulan Depan Akan Mengikuti Pergerakan Harga Minyak Dunia
• 1 jam lalupantau.com
thumb
4 Presiden Indonesia Lahir di Bulan Juni, Siapa yang Punya Kisah Ulang Tahun Paling Menarik?
• 22 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.