Iran Pasang Syarat Keras! Selat Hormuz Tak Akan Dibuka Lagi Sebelum Dua Tuntutan Ini Dipenuhi

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Iran secara tegas belum akan membuka kembali Selat Hormuz meski pembicaraan dengan Amerika Serikat mulai digelar di Swiss.

Sikap tersebut disampaikan melalui laporan Kantor Berita Tasnim yang mengutip sumber dekat tim negosiasi Iran pada Minggu, 21 Juni 2026.

Menurut sumber tersebut, jalur pelayaran strategis di kawasan Timur Tengah itu akan tetap ditutup selama kesepakatan gencatan senjata di Lebanon belum dijalankan sepenuhnya.

Selain itu, Iran juga mensyaratkan adanya izin yang memungkinkan ekspor dan penjualan minyak Iran kembali berjalan sebelum mempertimbangkan pembukaan Selat Hormuz.

BACA JUGA:Iran Tutup Selat Hormuz dan Ancam Langkah Lanjutan, AS Bantah Kendali Teheran

Negosiasi AS-Iran Dimulai di Swiss

Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah, delegasi Amerika Serikat dan Iran memulai pembicaraan di Swiss.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani beberapa hari sebelumnya.

Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance tiba di kawasan Burgenstock, Swiss, untuk memimpin delegasi negaranya.

Proses mediasi juga melibatkan perwakilan dari Pakistan dan Qatar yang berupaya menjembatani komunikasi kedua pihak.

Iran sebelumnya menyatakan niat menutup Selat Hormuz setelah gelombang serangan Israel di Lebanon.

Langkah tersebut dinilai berpotensi mengganggu kesepakatan damai sementara yang sebelumnya telah dibangun bersama Amerika Serikat.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bahkan telah memperingatkan kapal-kapal agar tidak mendekati jalur pelayaran tersebut.

Iran menuding Israel melakukan pelanggaran di Lebanon, sementara Amerika Serikat dianggap gagal memenuhi komitmen terkait pelaksanaan gencatan senjata.

BACA JUGA:Memanas! Iran Umumkan Tutup Selat Hormuz Lagi, Amerika Serikat Langsung Bereaksi

JD Vance Klaim Ada Kemajuan Signifikan

Meski belum mengungkap detail hasil pembicaraan, JD Vance menyebut pertemuan di Swiss menghasilkan perkembangan yang cukup positif.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Sunda Kelapa, hingga Batavia, Siapa Penemu Nama Jakarta?
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Disorot KPK Soal Kabar Mantan Koruptor Nur Alam Bergabung, PSI Serang Balik
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trump Ancam Serang Iran Terkait Aksi Hizbullah, Pembicaraan Damai Berpotensi Batal
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Ayah Perkosa Balita Hingga Meninggal, Menteri PPPA Pastikan Proses Hukum Optimal
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 22 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya
• 6 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.