Ketua Komisi III DPR Kecam Keras Kasus Wanita di Bandung Disekap Pacar 3 Tahun

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengecam keras tindakan pelaku TH menganiaya dan menyekap wanita YTR selama 3 tahun di kamar kosnya di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Habiburokhman menegaskan tindakan itu merupakan pelanggaran berat terhadap kemanusiaan.

"Saya mengecam keras dan mengutuk tindakan keji berupa penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang wanita di Bandung. Perbuatan ini adalah pelanggaran berat terhadap kemanusiaan dan hukum yang tidak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun," kata Habiburokhman kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Baca juga: Wanita di Bandung Disekap-Dianiaya Pacar Selama 3 Tahun di Indekos

Habiburokhman meminta polisi bergerak cepat untuk memburu pelaku hingga tertangkap. Habiburokhman meminta kasus ini diusut tuntas.

"Saya meminta Kapolrestabes Bandung dan Kapolda Jawa Barat beserta seluruh jajaran untuk bergerak cepat, usut tuntas, dan buru pelaku hingga tertangkap. Jika pelaku melawan agar dikenakan tindakan tegas dan terukur," ujarnya.

Habiburokhman menegaskan tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kekerasan di Indonesia. Kata Habiburohman, hukum harus ditegakkan tegas demi keadilan korban.

"Tidak ada tempat aman bagi pelaku kekerasan sekejam ini. Hukum harus ditegakkan dengan tegas demi keadilan bagi korban dan rasa aman masyarakat," ujarnya.

Wanita di Bandung Dianiaya-Disekap

YTR diduga dianiaya dan disekap kekasihnya berinisial TH selama 3 tahun di kamar kosnya wilayah Cileunyi. Perempuan 29 tahun mengalami luka berat seperti tidak bisa melihat secara normal, bibir sumbing, sulit berbicara, hingga tidak bisa berjalan.

Kasus dugaan penganiayaan itu sudah dilaporkan pihak keluarga ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026. Kakak korban, Melanie Silviani mengatakan korban kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

"Baru dibersihkan luka-luka yang infeksi di bagian kepala dan wajah, soalnya di kepalanya masih ada cairan nanah," kata Melanie dihubungi via pesan singkat, dilansir detikJabar, Kamis (18/6).

Melanie mengatakan penanganan terhadap korban akan dilanjutkan jika cairan nanah di bagian kepalanya sudah bersih.

"Nunggu itu keluar dulu semua, baru operasi lanjutan untuk memperbaiki struktur wajah yang hancur," ungkapnya.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan membenarkan adanya laporan tersebut. Hendra menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pelapor menerima informasi melalui WhatsApp dari seseorang yang tidak dikenal bahwa korban berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Setelah itu pelapor mendatangi RSHS dan diketahui bahwa Korban dalam keadaan luka berat di bagian kepala, wajah, kaki dan luka ringan di bagian tangan," kata Hendra.

Sebelum ditemukan, keluarga ternyata sudah lama tidak mengetahui keberadaan korban. Menurut Hendra, korban bahkan dianggap menghilang selama kurang lebih tiga tahun.

"Sebelumnya Korban menghilang tidak ada kabar dan tidak diketahui keberadaannya selama kurang lebih 3 tahun," ungkapnya.

Baca juga: Kondisi Tragis Wanita di Bandung yang Disekap Pacar Selama 3 Tahun




(whn/yld)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Rencana PSSI dan John Herdman untuk Timnas Indonesia agar Lolos ke Piala Dunia 2030
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG Pantau Siklon Mekkhala, Ini Dampaknya
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Mantan Ketum Persis Maman Abdurrahman Meninggal Dunia, Muhammadiyah Bela Sungkawa
• 23 jam lalukompas.com
thumb
MoU: Iran Menang Besar, AS Menyelamatkan Muka, Israel dan Oposisi Iran Tersisih
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.