Cerita 9 Tahun BRILink Ahmad Zaki, Rezeki dari Bertahan Saat yang Lain Menyerah

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sembilan tahun lalu, saat banyak orang memilih tidak mengambil kesempatan menjadi agen BRILink, Ahmad Zaki Mufid mengambil jalan yang berbeda. Dengan modal Rp 5 juta dan keyakinan bahwa layanan transaksi perbankan akan semakin dibutuhkan masyarakat, ia bertahan menjadi agen BRILink di Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Keputusannya itu berbuah manis, kini ia menikmati berkah rezeki dari usaha yang dirintisnya sejak 2017.

Cerita perjalanan menjadi Agen BRILink itu disampaikan Zaki di sela kesibukannya melayani pelanggan yang silih berganti datang ke kiosnya. Meskipun hari sudah sore, warga masih berdatangan untuk melakukan berbagai transaksi. Sesekali Zaki menghentikan ceritanya untuk melayani pelanggan sebelum kembali menceritakan awal mula dirinya merintis usaha Agen BRILink.

Perjalanan Zaki menjadi Agen BRILink dimulai pada 2017. Saat itu BRI Unit Mauk menawarkan kepada para nasabah untuk bergabung menjadi Agen BRILink. Zaki pun tertarik dengan tawaran tersebut setelah mendapatkan penjelasan dari mantri BRI bahwa agen akan memperoleh keuntungan dari setiap transaksi yang dilakukan. Ia kemudian memutuskan bergabung menjadi agen untuk menambah penghasilan, di samping usaha jual beli tabung gas yang lebih dulu dirintisnya.

Namun, perjalanan Zaki membangun usaha agen BRILink tidak berjalan mudah. Ia saat itu hanya mempunyai modal pas-pasan senilai Rp 5 juta. Di samping itu, masyarakat masih belum banyak mengenal layanan perbankan. Karena itu, Zaki pun fokus untuk membangun kepercayaan warga melalui sosialisasi dan pelayanan yang baik.

"Satu tahun pertama itu lumayan fokus membangun kepercayaan, sosialisasi bahwa transfer di sini bisa, menarik di sini bisa, dan lain sebagainya, begitu. Dengan modal pas-pasan tadi," kata Zaki saat berbincang dengan detikcom di kiosnya di Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu.

Agen BRILink Ahmad Zaki di Tangerang (Foto: Kanavino/detikcom)
Baca juga: Agen BRILink Bu Elin Jadi Tempat Andalan Warga Cairkan Uang Bansos

Tak hanya itu, Zaki juga memilih bertahan ketika sebagian orang yang mendapatkan tawaran serupa justru tidak melanjutkan sebagai Agen BRILink. Menurutnya, banyak yang tidak sanggup membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan di kios BRILink yang saat itu masih tergolong baru.

"Saya termasuk yang bertahan," ujar Zaki.

Lambat laun, upaya Zaki membangun kepercayaan masyarakat pun membuahkan hasil. Memasuki 2018, penggunaan layanan transaksi BRILink berkembang lebih pesat seiring pencairan uang bantuan sosial dari pemerintah.

"Saya waktu itu memang berkeyakinan bahwa ke depan bisnis transaksi perbankan ini akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama gen-gen milenial gitu kan. Ketika orang mempunyai sulit keterbatasan waktu, maka agen-agen perbankan ini menjadi pilihan yang disukai bagi mereka yang mempunyai waktu terbatas gitu," kata Zaki.

Pada masa awal merintis, Zaki hanya melayani sekitar 10 transaksi setiap hari. Keuntungan yang diperolehnya pun belum besar, hanya Rp 50 ribu per hari. Namun seiring kepercayaan masyarakat meningkat, pendapatan pun semakin bertambah.

"Dua tahun berikutnya baru mulai terasa, agak meningkat pendapatan. Lumayan tuh ada, kadang Rp 100.000, kadang Rp 200.000," ujar dia.

Begitu kepercayaan masyarakat tumbuh, transaksi pun bertambah menjadi 50 per hari. Selain pencairan bantuan sosial, masyarakat pun mulai memanfaatkan layanan lain di BRILink seperti transfer, tarik tunai, pembayaran listrik hingga pembayaran pinjaman.

"Misalkan ada masyarakat atau tetangga di sini yang malas ngantri di bank, dititipin di kita nih buat bayar pinjaman KUR," ujar dia.

Dalam perjalanannya, usaha Agen BRILink yang dikelola Zaki mengalami pasang surut. Ia sempat membuka cabang BRILink di tempat lain, namun hasilnya tak berjalan sesuai yang diharapkan.

"Emang beda aja kalau dikelola sendiri. Kalau kita yang jadi owner-nya sendiri, dikelola sendiri, kayaknya lebih lumayan gitu ya, dibanding dengan kita buka cabang yang dikelola orang lain," ujar dia.

Dampak Ekonomi Usaha BRILink

Setelah dijalani bertahun-tahun, usaha agen BRILink yang dikelola Zaki memberikan dampak besar bagi ekonomi keluarganya. Pendapatannya meningkat sehingga Zaki bisa merenovasi rumah hingga membiayai pendidikan anak-anaknya.

"Jadi sangat sangat membantu sekalilah buat saya," ujar dia.

Sambil menunjuk ke arah rumahnya, Zaki bercerita bahwa tempat tinggalnya itu dulu masih berupa bangunan tua. Berkat usaha agen BRILink ini, ia bisa merenovasi total rumahnya hingga bisa lebih nyaman untuk ditempati.

"Berkat BRILink juga alhamdulillah ada tambahan pemasukan bagi saya. Di samping itu BRI juga sangat membantu di bagian permodalan. Jadi setiap lunas misalkan, BRI nawarin lagi, 'tuh Pak, butuh bantuan modal nih, ya'. Itu kan buat ekspansi kita usaha, alhamdulillah terbantu juga oleh BRI," kata Zaki.

Tak hanya berdampak bagi keluarganya, keberadaan Agen BRILink juga membantu masyarakat sekitar. Zaki menyampaikan bahwa warga tidak perlu lagi antre dan pergi jauh ke kantor bank untuk melakukan berbagai transaksi perbankan.

Kepercayaan dari masyarakat itu tidak terlepas dari upaya Zaki yang konsisten dalam memberikan pemahaman mengenai manfaat layanan BRILink. Ia bahkan memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa uang yang ditransfer lewat BRILink akan sampai ke rekening yang dituju.

"Itulah kita pinter-pinter ngebujuk nasabah bahwa ini pasti nyampe. Kalau enggak pasti nyampe kita jamin kita balikin lagi duitnya," ujar Zaki.

Setelah hampir satu dekade berjalan, jumlah transaksi di kios BRILink Zaki bisa mencapai 100-150 transaksi setiap hari. Dari usaha tersebut, ia bisa meraup keuntungan dalam setiap bulan sekitar Rp 10-15 juta.

Agen BRILink Ahmad Zaki di Tangerang (Foto: Kanavino/detikcom)

Namun di tengah perkembangan transaksi digital melalui ponsel, Zaki menghadapi tantangan tersendiri. Ia pun terus mencari cara agar pelanggan tetap datang ke kiosnya.

"Makanya itu menjadi tantangan tersendiri buat kita, buat bisa bertahan di bisnis ini gitu. Itu tadi salah satunya dengan memberikan promosi tadi, hadiah segala macem. 20 transaksi dapat minyak," ujar Zaki.

Baca juga: Niatnya Hidup Sehat, Irvan Bisa Cuan Ratusan Juta dari Keripik

Pelayanan yang diberikan Zaki itu membuat banyak pelanggan tetap setia menggunakan jasa BRILink. Salah satunya warga bernama Regi (42) asal Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Ia memilih untuk bertransaksi di kios BRILink Zaki lantaran pelayanannya yang baik. Faktor keramahan Zaki juga membuatnya rutin datang untuk betransaksi ke gerai BRILink.

"Pelayanannya bagus. Terus kalau lebaran suka dapat bingkisan," kata Regi.

Bagi Regi, keberadaan Agen BRILink milik Zaki sangat membantu masyarakat karena berbagai kebutuhan transaksi dapat dilakukan lebih dekat dan tanpa perlu pergi jauh ke bank.




(knv/knv)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis Drama China Love for You yang Tayang 5 Juli 2026, Kisah Cinta Masa Kecil Berbalut Misteri Kriminal
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Clipan Finance (CFIN) Bagikan Dividen Jumbo dengan Yield 13,6 Persen, Ini Jadwalnya
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Bukan Cuma Risiko Turun Kelas, Investor Soroti Kapan MSCI Buka Freeze Saham Indonesia
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Ramalan Shio 23 Juni 2026, Keuangan 12 Shio di Awal Pekan
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.