Keir Starmer Perdana Menteri Inggris disebut akan mengumumkan pengunduran diri paling cepat pada Senin (22/6/2026), di tengah perubahan situasi yang terjadi dalam pemerintahannya.
Starmer berulang kali menegaskan tak akan menanggalkan jabatannya begitu saja dan akan mempertahankan posisinya apabila muncul penantang baru, menurut laporan BBC, Minggu (22/6/2026), yang dikutip Antara.
Namun, laporan yang beredar menunjukkan adanya perubahan atmosfer politik pada internal pemerintahan Starmer dalam 48 jam terakhir.
Sejumlah tokoh di dalam pemerintahan kini meyakini Starmer akan mengumumkan lini masa pengunduran dirinya paling awal pada Senin.
Peter Kyle, menteri bisnis mengatakan bahwa Starmer akan bertindak “dengan mengutamakan kepentingan negara”.
Ia menambahkan bahwa PM Inggris tersebut tengah mengkaji tantangan yang dihadapi serta realitas politik yang terjadi.
Dilaporkan juga bahwa tekanan terhadap Starmer sudah menumpuk semakin besar.(ant/iss)




