VIVA – Eks gelandang Barcelona, Xavi Hernandez, mengungkap rahasia Lionel Messi setelah berhasil menciptakan sensasi di Piala Dunia 2026. Sang megabintang Argentina mencetak hattrick saat menghadapi Aljazair.
La Albiceleste mengawali Piala Dunia 2026 dengan sempurna pada pekan lalu. Mereka menaklukkan Aljazair dengan skor telak 3-0 di Kansas City.
Messi kembali menunjukkan kebolehannya melalui tiga gol yang dilesakkan olehnya. Sang penyerang yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-39 pada Rabu (24/6/2026) mendatang tersebut masih belum menunjukkan penurunan kualitas hingga saat ini.
Dengan tiga gol tersebut, Messi berhasil menahbiskan namanya di daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Dia sudah mengukir 16 gol yang mana menyamai rekor dari Miroslav Klose dari Jerman.
Tak hanya mencetak tiga gol, gol-gol yang dilesakkan Messi pun luar biasa. Dua di antaranya dilesakkan dari luar kotak penalti, yang menuai pujian di seluruh dunia.
Xavi Hernandez sudah sering melihat keajaiban Messi ketika keduanya masih sama-sama memperkuat Barcelona. Mantan gelandang La Blaugrana itu pun membeberkan rahasia dari La Pulga dalam keahliannya untuk menembak dari luar kotak penalti.
“Gol pertamanya melawan Aljazair adalah murni gaya Leo. Ketika Rodrigo De Paul melihat ke atas, Leo berada di tempat yang tepat, posisi sempurna untuk menerima bola. Kemudian dia melihat ke belakang tiga kali. Itulah salah satu rahasianya,” kata Xavi dalam wawancara dengan The Athletic.
“Dia terus-menerus melihat, terus-menerus menilai apa yang ada di sekitarnya. Dia memiliki segalanya di kepalanya. Seringkali, dia hanya berjalan, tetapi dia berjalan sambil melihat sekeliling,” tambahnya.
“Rekan-rekan setimnya mengoper bola, dan dia menganalisis apa yang dilakukan gelandang bertahan lawan, apa yang dilakukan bek tengah, di mana ruang kosong berada. Pemahamannya tentang permainan sangat luar biasa,” sambungnya.
Xavi juga mengungkap bagaimana kualitas Messi yang mampu mengisi berbagai posisi di lapangan. Dia tak hanya merupakan penyerang, melainkan master untuk semua posisi yang bisa dimainkan olehnya.
“Dulu kami sering melakukan latihan mental di Barcelona, latihan di mana Anda harus mencari ruang atau pemain yang kosong. Leo adalah ahlinya. Saya tidak berlebihan ketika mengatakan dia bisa bermain di posisi Iniesta, posisi Busquets, posisi Puyol, posisi saya. Dia bisa melakukan semuanya sebaik pemain terbaik di setiap posisi,” tandasXavi.





