Peringati Hari Yoga Internasional, Komunitas ISHA FOUNDATION Gelar Walkathon dan Meditasi di Jakarta

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Momentum Hari Yoga Internasional 2026 dimanfaatkan komunitas volunteer ISHA FOUNDATION di Jakarta untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap keseimbangan hidup di tengah ritme kehidupan modern yang semakin cepat dan penuh tekanan.

Melalui serangkaian kegiatan yang meliputi walkathon, meditasi, dan yoga bersama, puluhan peserta dari berbagai usia dan profesi berkumpul di kawasan Car Free Day Sudirman hingga Hutan Kota Plataran, Minggu 21 Juni 2026.

Kegiatan ini mengusung pesan bahwa yoga tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana membangun kesejahteraan diri secara menyeluruh.

Acara dimulai sejak pagi dengan kegiatan walkathon di sepanjang area Car Free Day Sudirman. Setelah itu, peserta melanjutkan rangkaian kegiatan dengan sesi meditasi dan latihan yoga terbuka di Hutan Kota Plataran yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh refleksi.

Yoga Dipandang Sebagai Teknologi Kesejahteraan Diri

Salah satu volunteer ISHA FOUNDATION, Datu Permata, menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat mengenai yoga masih sering terbatas pada gerakan peregangan dan latihan fisik semata.

Menurutnya, yoga memiliki makna yang jauh lebih luas karena berkaitan dengan upaya menciptakan keseimbangan dalam diri manusia.

“Banyak orang mengenal yoga sebagai aktivitas untuk melenturkan tubuh. Padahal esensi yoga jauh lebih dalam, yakni membantu seseorang membangun keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai latihan yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan holistik yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup, baik dari sisi fisik, mental, maupun emosional.

Pesan Sadhguru: Yoga untuk Semua Orang

Pandangan tersebut sejalan dengan pesan yang kerap disampaikan pendiri ISHA FOUNDATION, Sadhguru, dalam berbagai peringatan Hari Yoga Internasional.

Menurut Sadhguru, yoga bukanlah sebuah agama, ideologi, filosofi, maupun sistem kepercayaan tertentu. Ia menyebut yoga sebagai seperangkat metode atau teknologi yang dapat digunakan siapa saja untuk meningkatkan kualitas hidup.

Praktik yoga, lanjutnya, dapat diterapkan tanpa memandang agama, ras, jenis kelamin, maupun latar belakang sosial.

“Jika Anda manusia, maka teknologi ini berlaku untuk Anda,” menjadi salah satu pesan yang sering disampaikan Sadhguru dalam berbagai kesempatan.

Kesehatan Mental Menjadi Perhatian Masyarakat Modern

Di tengah meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya kesehatan mental dan kualitas hidup, berbagai praktik seperti meditasi, pengaturan napas, hingga mindful movement semakin diminati masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan perkotaan.

Tingginya tekanan pekerjaan, aktivitas yang padat, serta tuntutan kehidupan modern membuat banyak orang mulai mencari cara untuk menjaga keseimbangan hidup secara lebih menyeluruh.

Data dari World Health Organization menunjukkan bahwa sekitar 12 miliar hari kerja hilang setiap tahun di seluruh dunia akibat masalah depresi dan kecemasan. Kondisi tersebut mendorong semakin banyak individu untuk mulai menerapkan berbagai metode yang dapat membantu menjaga kesehatan mental dan emosional.

Menjadi Ruang Jeda di Tengah Kesibukan
  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Melemah ke 6.116, Investor Tunggu Keputusan MSCI
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mentan Amran Respons Laporan Proyeksi FAO: RI Bersiap Jadi Lumbung Pangan Dunia
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Apakah Bikin NIB Bayar? Berikut Ini Fakta dan Penjelasannya
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Akun Media Sosial Diduga Milik Pelaku Penyekapan Dibanjiri Netizen, Masih Sempat Aktif Meski Jadi Buronan Polisi
• 57 menit laluviva.co.id
thumb
Komisi XII DPR Ikut Bicara Pasokan Batu Bara PLN
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.