Jakarta: Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi mengumumkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 yang terpilih untuk tingkat pusat. Para anggota Paskibraka yang terpilih mewakili dari 38 provinsi.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengapresiasi seluruh panitia seleksi dan pihak terkait dalam proses seleksi calon paskibraka tersebut. Ia memastikan proses seleksi dilakukan secara transparan, berintegritas, dan tidak ada praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme (KKN).
"Seluruh proses dilaksanakan melalui aplikasi transparansi paskibraka yang dikembangkan BPIP untuk memastikan semua tahapan berjalan secara terukur dan dapat dipantau secara terbuka," kata Yudian dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BPIP, Senin, 22 Juni 2026.
Ia mengungkapkan tahun ini ada total 119.441 pendaftar calon paskibraka. Yudian mengatakan proses seleksi telah dilakukan secara berjenjang mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.
"Tahapan tersebut dilaksanakan secara transparan, objektif, profesional serta menjunjung tinggi prinsip keadilan dan akuntabilitas," ungkapnya.
Baca Juga :
Kepala BPIP: Pancasila Fondasi dari Kebijakan Luar Negeri Bebas AktifPeserta calon paskibraka telah melalui tahapan verifikasi di tingkat pusat meliputi verifikasi kesehatan, parade dan peraturan baris dan berbaris, hingga kepribadian untuk aspek psikologis. Selain itu, verifikasi aspek minat dan bakat melibatkan unsur dari Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) pusat, dan wawancara.
Proses verifikasi melibatkan tenaga medis, TNI, Polri, psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia, dan lainnya.
Konferensi pers BPIP terkait 76 paskibraka tingkat pusat tahun 2026. Dok Youtube BPIP. Daftar nama calon Paskibraka tingkat pusat tahun 2026
- Aceh: Muhammad Hibban Annafis dan Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang
- Sumatra Utara: Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe
- Sumatra Barat: Ahmad Alfatih dan Ulya Kireina Halim
- Riau: Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha
- Jambi: Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri
- Sumatra Selatan: Muhammad Ikhsan Nugroho dan Khalyana Zahira Sandi
- Bengkulu: M. Aryo Wira Zandhyka. Y dan Nadine Permata Vanza
- Lampung: Naufal Ghaly Oktora dan Chika Azahra Salsabilla
- Kepulauan Bangka Belitung: Muhammad Furqoen Nul Hakim dan Fira Haniyah
- Kepulauan Riau: Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura
- DKI Jakarta: Muazzam Saqif Hasani Siregar dan Latiesha Firenzie Bharata
- Jawa Barat: Baruno Wicaksono dan Aisha Calista Permata
- Jawa Tengah: Hilmi Tisna Yuwanda dan Qothrunnada Azzahra Husna
- Daerah Istimewa Yogyakarta: Ahmad Raditya dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah
- Jawa Timur: Reihan Nifan Arkana dan Angelica Theona Putri
- Banten: Chaysar Purnama Putra dan Adzra Khairy Fadian
- Bali: I Made Dwi Sathya Kurniawan dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani
- Nusa Tenggara Barat: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan
- Nusa Tenggara Timur: Atanasius Meyllano Frans Yogar dan Eighteen Jeanette Hekboy
- Kalimantan Barat: Mirza Rafi Navazani dan Celine Olivia Apriani Theo
- Kalimantan Tengah: Muhammad Azham Alfarizqi dan Ajeng Bunga Safitri
- Kalimantan Selatan: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dan Siti Nur Adlina
- Kalimantan Timur: Gus Luthfy Azka Nararya dan Julita Rista Lestari
- Kalimantan Utara: Muhammad Zainal Ihsan dan Desy Natalia
- Sulawesi Utara: Gabriel Gilbert Miller Kamasi dan Faith Louisa Tabita Maengkom
- Sulawesi Tengah: Fahriansyah Rihama dan Chintya Graciella Rorong
- Sulawesi Selatan: Juan Pablo dan Taswina Putri
- Sulawesi Tenggara: Laode Reyhan Putra Satria Korwa dan Waode Bintang Adisya
- Gorontalo: Muhammad Azka Gaib dan Khasyifa Anindi Sudarmanto
- Sulawesi Barat: M. Deni Fikri dan Ismi Ulfaida
- Maluku: Louise Adriano Hutasoit dan Cinzia Christovani Marantika
- Maluku Utara: Haikal Khadafi H. Laode dan Mardhatilla A. Putri
- Papua: Johanes Matius Paulus Rumsayor dan Neeltje Deliana Insjowi Werimon
- Papua Barat Daya: Pieter Felix Paskah Yapen dan Vila Delvia Nauri
- Papua Barat: Marco Marcel Kurei dan Hasna Iriani Rumbiak
- Papua Selatan: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen dan Kristina Ndiken
- Papua Tengah: Christopher Leon Bringga Tabuni dan Gladys Manuella Aibekob
- Papua Pegunungan: Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi




