Gubernur NTB ingatkan SPPG tidak cari selisih keuntungan dari MBG

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal melontarkan teguran keras kepada sejumlah pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih kedapatan mengambil margin atau selisih tambahan dari belanja bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Teguran itu disampaikan Lalu Muhamad Iqbal saat menemui massa aksi yang menginginkan program MBG tetap berjalan di depan pintu gerbang Kantor Gubernur NTB di Mataram, Senin.

Iqbal mengaku telah melakukan inspeksi langsung ke sejumlah lokasi dan menemukan indikasi adanya praktik mencari keuntungan di luar aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Saya tahu, dan saya sudah turun ke beberapa tempat. Masih ada SPPG yang mencari margin untung tambahan dari bahan baku sehingga akhirnya membuat kualitas menu MBG menurun," ujar Iqbal.

Menurutnya, program MBG tidak boleh dijadikan ladang mencari keuntungan pribadi. Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam program tersebut ditujukan untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi dengan baik, bukan untuk menambah keuntungan pihak tertentu.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pengelola SPPG menghentikan praktik mengambil margin di luar ketentuan. Ia juga mengingatkan agar para pengelola meluruskan niat dalam menjalankan program yang menyasar kebutuhan dasar anak-anak tersebut.

"Kalau yang tidak pernah mengambil margin tambahan dari bahan baku, alhamdulillah. Tapi yang masih melakukan, berhenti mulai hari ini. Tobat, istigfar, dan luruskan niat," tegasnya.

Iqbal menegaskan tidak ada ruang toleransi bagi siapa pun yang bermain curang dalam program gizi untuk anak. Ia bahkan mengaku telah mencatat komitmen para pengelola SPPG dan akan mendorong tindakan tegas apabila pelanggaran serupa masih ditemukan di kemudian hari.

"Kalau program MBG ini dilanjutkan dan masih ada yang mengambil margin lebih dari belanja bahan baku, saya orang pertama yang akan meminta satgas dan BGN menangkap serta menutup SPPG yang melakukan itu," katanya.

Iqbal, menambahkan kualitas makanan dan hak anak untuk mendapatkan gizi yang layak tidak boleh dikorbankan demi kepentingan segelintir oknum yang ingin mencari keuntungan tambahan. Iqbal pun berjanji apa yang menjadi aspirasi dari massa aksi akan diteruskan ke pusat.

Aksi unjuk rasa damai ini diikuti ribuan massa yang mendukung program MBG untuk dilanjutkan. Aksi ini digelar di depan Kantor Gubernur NTB di Kota Mataram.

Baca juga: Aliansi Masyarakat Lampung minta Program MBG tetap dilanjutkan

Dalam aksi ini Kordum Syawaluddin Aweng menegaskan mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo melanjutkan program strategis nasional MBG, karena dinilai berdampak nyata bagi gizi anak dan ibu hamil, membuka jutaan lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami sangat mendukung kebijakan Presiden Prabowo untuk melakukan tata kelola BGN yang bersih dari korupsi dan berkeadilan dalam kemitraan yang strategis," tegas Aweng.

Ia menyatakan masyarakat NTB sangat mendukung program unggulan Presiden Prabowo tersebut. Karena sangat berpihak pada nasib masyarakat mulai petani, peternak, nelayan, dan UMKM setempat.

Hal yang sama juga disampaikan aktivis perempuan yang juga mantan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, Nurhidayah, menyatakan bahwa aksi massa mereka merupakan bentuk dukungan untuk Presiden Prabowo dalam melanjutkan program MBG.

Ia mengingatkan massa aksi untuk tidak gentar terhadap sejumlah pihak yang iri dan dengki untuk menyuarakan penghentian program tersebut.

"Kita jangan diam, harus melawan upaya penghentian MBG. Mereka tidak tahu banyak perempuan NTB tidak menjadi pekerja di luar negeri karena ada MBG ini. Kalau program ini di setop saya yakin akan banyak pengangguran terjadi di NTB, apakah daerah ini sanggup membuka lapangan pekerjaan selain MBG," katanya.



Baca juga: Ada 305 dapur MBG di Tangerang tak beroperasi selama libur sekolah





Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiket Masuk Ragunan Gratis 3 Hari dalam Rangka HUT Jakarta ke-499, Ini Jadwalnya
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Update Kebakaran Pabrik Sendal di Tangerang: Proses Pendinginan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel, Langsung Dilepaskan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pria di Sukaraja Bogor Dibegal Saat Bonceng Ibu, Motor Dibawa Pelaku
• 23 jam laludetik.com
thumb
Megawati Silaturahmi dengan Tokoh Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
• 3 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.