Pemerintah Siap Tingkatkan Distribusi Minyakita hingga 50 Persen

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan rakyat tersebut tetap berada di level Rp15.700 per liter.

Pemerintah Siap Tingkatkan Distribusi Minyakita hingga 50 Persen

IDXChannel - Pemerintah menyiapkan peningkatan porsi distribusi Minyakita melalui BUMN Pangan seperti Perum Bulog dan IDFOOD hingga 50 persen. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga Minyakita di masyarakat.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan rakyat tersebut tetap berada di level Rp15.700 per liter.

Baca Juga:
Mentan Bakal Koordinasi dengan Mendag Soal Rencana Kenaikan HET Minyakita

"Jadi yang akan kita lakukan, yang pertama adalah kita akan menaikkan, porsi distribusi untuk BUMN Pangan. Sekarang kan minimal 35 persen, sekarang kita kaji untuk dinaikkan. Sudah kita hitung, bisa saja misalnya di atas 50 persen," kata Budi di Jakarta, Senin.

Saat ini, porsi distribusi Minyakita melalui BUMN Pangan minimal mencapai 35 persen. Pemerintah tengah mengkaji peningkatan porsi tersebut agar penyaluran minyak goreng bersubsidi dapat lebih terkontrol hingga tingkat pengecer.

Baca Juga:
Kemendag Tegaskan Harga Eceran Tertinggi Minyakita Tetap di Rp15.700 per Liter

BUMN Pangan seperti Bulog dan ID FOOD, lanjutnya, memiliki mekanisme penunjukan distributor dan pengecer resmi di pasar. Melalui skema itu, pemerintah dapat memastikan Minyakita dijual sesuai HET yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan, pengecer yang ditunjuk Bulog atau ID FOOD wajib menjual Minyakita sesuai ketentuan harga. Apabila ditemukan menjual di atas HET, pelaku usaha tersebut berisiko dicoret dari daftar mitra atau di-blacklist sehingga tidak lagi dapat memperoleh pasokan dari BUMN Pangan.

Baca Juga:
Harga Minyakita Bakal Naik, Bapanas Sebut 33,2 Juta KPM Tidak Terpengaruh

Menurut Budi, sistem tersebut memberikan pengawasan yang lebih kuat dibandingkan jalur distribusi biasa. Sebab, Bulog dan ID FOOD menjual produk kepada pengecer sesuai aturan yang berlaku sehingga pengecer tetap memperoleh keuntungan meski menjual sesuai HET.

"Jadi tidak boleh menjual lebih. Kalau mereka menjual lebih, ya nanti akan di-blacklist dan tidak menjadi pengecer lagi atau tidak menjadi mitranya Bulog atau IDFOOD," kata Budi.

Terkait alasan pemerintah tidak jadi menaikkan HET Minyakita, Budi menyampaikan bahwa pemerintah memilih mencari solusi lain yang dinilai lebih efektif dalam menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

"Kita coba cari solusi yang lain dulu, yang lebih bagus. Salah satunya adalah dengan menambah kuota untuk disimpan oleh pemerintahan," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Modifikasi Mitsubishi Triton: Angkut Barang Ok, Balapan Ayo!
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Polda Metro Siagakan 4.057 Personel Kawal Aksi Unjuk Rasa Hari Ini
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Massa Gelar Demo di Kawasan Monas, Dukung Program MBG Dilanjutkan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Persatuan Nasional Jadi Pondasi Utama Hindari Polarisasi Masyarakat
• 21 menit lalutvonenews.com
thumb
Detail Kerja Sama Persija dengan Adidas: Kontrak 5 Tahun, Launching Jersey 29 Agustus, Harga Rp1 Juta dan Rp300 Ribu
• 5 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.