JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah memberikan perhatian besar pada penguatan ekonomi daerah agar pertumbuhan dapat berlangsung lebih merata.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim, di tengah ketidakpastian ekonomi global, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat.
Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,61 persen, inflasi terkendali pada level 3,08 persen, neraca perdagangan mencatat surplus selama 72 bulan berturut-turut hingga April 2026, serta pertumbuhan kredit yang mendekati 12 persen pada Mei 2026.
BACA JUGA:Purbaya Dorong Penguatan Fiskal, Transfer ke Daerah Tahun 2027 Lebih Fleksibel
"Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan resiliensi yang kuat. Namun ke depan, untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi, kita akan mengaktifkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi, baik di pusat maupun di daerah," ujar Menkeu.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengandalkan pertumbuhan dari sektor nasional. Melainkan memperkuat kontribusi daerah melalui kebijakan fiskal yang lebih efektif dan produktif.
Dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2027, Menkeu mengungkapkan bahwa alokasi fiskal untuk daerah pada tahun depan diperkirakan meningkat.
BACA JUGA:Di Nankai University, Purbaya Paparkan Kekuatan Ekonomi Indonesia
Saat ini pemerintah menyiapkan tambahan ruang fiskal sekitar Rp40 triliun dan berpotensi meningkat hingga Rp90 triliun, menyesuaikan dengan kondisi APBN dan tetap menjaga disiplin fiskal.
"Ruang untuk daerah terbuka. Naiknya pasti ada. Yang terpenting adalah bagaimana penguatan fiskal daerah dilakukan secara hati-hati tanpa mengganggu komitmen pemerintah menjaga defisit tetap prudent," kata Menkeu.
Ia menjelaskan, strategi penguatan fiskal daerah difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu optimalisasi pendapatan daerah, peningkatan kualitas belanja daerah, serta pengembangan sumber pembiayaan yang kreatif dan inovatif.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperbesar kapasitas daerah dalam membiayai pembangunan dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Salah satu instrumen yang didorong pemerintah adalah pemanfaatan pembiayaan pembangunan daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur.
BACA JUGA:Fuad Bawazier: Isu Ganti Menkeu Purbaya Bagian dari Cipta Kondisi
Ia menjelaskan, melalui skema tersebut, pemerintah daerah dapat memperoleh akses pembiayaan dengan bunga yang relatif rendah untuk membangun infrastruktur strategis seperti sekolah, rumah sakit, sistem penyediaan air minum, maupun jalan daerah.
- 1
- 2
- »





