Grid.ID – Prahara antara Ruben Onsu dan Sarwendah seolah tak kunjung menemui titik terang. Pendakwah Umi Pipik pun angkat bicara dan ungkap dukungannya untuk Ruben Onsu.
Seperti diketahui, hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah memanas 24 September 2024. Sang presenter terlihat kerap mengkritik pola asuh mantan istrinya di media sosial. Ia juga mengeluh kesulitan bertemu dengan anak-anaknya.
Setali tiga uang, Sarwendah juga beberapa kali terekam melayangkan sindiran di siaran live di media sosialnya. Situasi panas ini membuat Umi Pipik angkat bicara.
Dalam tayangan YouTube Intens Investigasi pada Sabtu (20/6/2026), istri mendiang Jefri Al Buchori ini awalnya ungkap dukungannya untuk Ruben Onsu. Menurutnya, Ruben merupakan sosok yang baik dan bertanggung jawab.
“Saya kenal sama Ruben. Yang saya tahu dia orang yang baik, sangat baik dan bertanggung jawab,” kata Umi Pipik.
Kendati demikian, Umi Pipik menyayangkan hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah yang memanas. Menurutnya, permasalahan dalam rumah tangga yang berakhir perceraian merupakan hal wajar. Namun, jangan sampai menorehkan luka kepada anak-anak mereka.
“Apa pun masalah dalam rumah tangga itu wajar, cuma egoisnya orangtua dari pihak laki maupun perempuan ketika bercerai akhirnya membawa luka anak. Ini tidak diperbolehkan,” ujarnya.
Umi Pipik menyoroti kabar yang menyebut Ruben Onsu dan Sarwendah berebut hak asuh. Ia berpendapat bahwa anak-anak tidak seharusnya disuruh memilih untuk tinggal bersama ayah atau ibu. Pasalnya, dua-duanya adalah sosok orangtua bagi mereka.
Pendakwah 48 tahun ini mewanti-wanti Ruben maupun Sarwendah agar bersikap lebih bijak.
“(Anak) tidak boleh disuruh memilih mau tinggal sama siapa. Dua-duanya bagi anak itu orangtuanya,” ujarnya.
“Gagal sebagai suami istri ya enggak masalah, tapi jangan sampai mereka gagal jadi orangtua. Ini anak enggak kepengen dilahirin orangtuanya seperti itu lho,” tuturnya kemudian.
Umi Pipik lantas memberikan nasihatnya kepada Ruben dan Sarwendah agar memberi akses bertemu dengan anak.
Selain itu, mereka sebaiknya tidak saling melayangkan cibiran di media sosial agar kedua putrinya tidak memandang buruk orangtuanya.
“Dari pihak perempuan atau laki-lakinya ya welcome aja untuk anak. Jadi anak tidak akan pernah melihat orangtuanya buruk di mata dia,” kata Umi Pipik.
“Anak jadi menilai kok orangtua saya begini ya? Yang jadi korban saya lho. Kasihan anak dong,” ujarnya memungkasi.(*)
Artikel Asli




