Pengacara Ruben Onsu Ungkap Dugaan Doktrin terhadap Anak-Anak untuk Menjauhi Ayahnya

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Ruben Onsu menyampaikan aduan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Senin (22/6), didampingi kuasa hukumnya, Minola Sebayang.

Minola mengatakan pihaknya menduga terdapat pengondisian yang membuat kedua anak Ruben, Thalia dan Thania, menjauh dari ayah kandung mereka. Dugaan itu muncul setelah melihat perubahan sikap anak-anak dalam beberapa waktu terakhir.

"Bullying itu kan bisa terbagi dua, fisik dan psikis. Nah kalau misalnya kemudian patut diduga di dalam rumah itu sendiri ada suatu pengondisian-pengondisian, ada suatu pressure-pressure yang membuat anak-anak itu tertekan dan tidak bisa menjadi apa adanya dirinya," ujar Minola.

Minola mengungkapkan, pihak Ruben turut menyerahkan rekaman video yang dinilai memperlihatkan adanya sindiran terhadap Ruben di hadapan anak-anak. Menurutnya, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi cara pandang anak terhadap ayahnya.

"Kalau di ruang publik saja mereka tidak sedang segan-segan untuk melakukan sindiran-sindiran, hinaan-hinaan kepada ayah daripada anak kandungnya sendiri ya, tidak menutup kemungkinan di ruang tertutup hal itu juga sering dilakukan," tambah Minola.

Selain video, tim kuasa hukum Ruben juga menunjukkan bukti lain yang disebut berkaitan dengan dugaan doktrin terhadap anak-anak. Bukti tersebut disampaikan agar KPAI dapat menelusuri apakah benar terjadi upaya memengaruhi anak agar enggan bertemu dengan ayah mereka.

"Tadi kami memperlihatkan beberapa video dan bukti terkait dengan masalah dugaan yang tadi saya katakan tadi itu, mencoba untuk mendoktrin anak-anak supaya artinya itu salah satunya supaya tidak mau berkumpul dengan ayahnya," tegas Minola.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua KPAI, Aris Adi Leksono, menegaskan bahwa kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi prioritas dalam setiap penyelesaian konflik keluarga. Ia menekankan, pendapat anak perlu dihormati tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

"Bagaimana suara anak ya, partisipasi anak juga kemudian perlu menjadi pertimbangan. Langkah-langkahnya juga sudah kami jelaskan setelah mengadu, hak-hak sebagai pengadu seperti apa," ujar Aris.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTS Pilih Konser di GBK daripada JIS, Begini Respons Gubernur DKI
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Musisi Endah Widiastuti berharap pemerintah perbanyak jalur sepeda
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Api Melalap Gubuk Penyimpanan Hasil Panen di Situbondo, Motor Honda Revo Ikut Hangus
• 3 jam laluberitajatim.com
thumb
Matador Ngamuk! Spanyol Libas Arab 4-0, Lamine Cetak Gol
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
1.000+ Sanksi AS ke Iran Tak Mempan
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.