Penataan Kawasan Pondok Gede dan Pasar Baru Jadi Awal Pembenahan Persoalan Menahun di Era Tri Adhianto

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Kota Bekasi terus melakukan pembenahan kawasan-kawasan perdagangan yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian masyarakat.

Setelah penataan kawasan Pasar Pondok Gede yang mulai berjalan dalam beberapa waktu terakhir, kini Pemerintah Kota Bekasi melanjutkan langkah serupa di kawasan Pasar Baru dan Jalan Juanda.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa penataan kawasan pasar bukan pekerjaan yang dapat dilakukan secara instan.

Dibutuhkan proses panjang mulai dari pendataan serta dialog dengan pedagang, penyediaan lokasi usaha, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga penyiapan infrastruktur pendukung agar perubahan yang dilakukan dapat berjalan berkelanjutan.

BACA JUGA:Butuh Anggaran Rp300 miliar, Tri Adhianto Sebut Pembang Flyover di Perlintasan Sebidang Bisa Dipercepat

Menurutnya, sejumlah kawasan yang selama ini identik dengan kemacetan, trotoar yang tidak berfungsi, saluran yang tersumbat, hingga semrawutnya aktivitas perdagangan memang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

"Kita tidak ingin hanya melakukan penertiban sesaat. Yang kita lakukan adalah penataan menyeluruh agar persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun bisa diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan," ujar Tri Adhianto.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi saat ini fokus menyelesaikan berbagai persoalan dasar perkotaan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

BACA JUGA:Awas Aja Kalau ASN Kota Bekasi Berani Mudik saat WFH, Tri Adhianto Siapkan Sanksi

Penataan Pasar Pondok Gede dan Pasar Baru menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman.

Selain menata aktivitas perdagangan, pemerintah juga melakukan pembenahan infrastruktur pendukung seperti drainase, penerangan jalan, trotoar, serta aksesibilitas kawasan agar manfaat penataan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Tri menilai perubahan tidak selalu dapat terlihat dalam waktu singkat.

Namun berbagai langkah yang saat ini dilakukan merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan lama yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan penanganan secara menyeluruh.

BACA JUGA:Skema WFH ASN Bekasi Diubah Tri Adhianto, Produktivitas dan Pelayanan Publik Tetap Optimal

"Masalah yang sudah puluhan tahun tentu tidak bisa selesai dalam hitungan hari. Tetapi yang terpenting adalah hari ini kita mulai menyelesaikannya satu per satu. Pemerintah hadir, bekerja, dan memastikan perubahan itu benar-benar bermanfaat untuk masyarakat," katanya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jakarta Light Festival Warnai Bangunan Kota Tua
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gamers Punya Kesamaan Skill dengan Strategi Investor Mengelola Modal di Pasar Keuangan
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemkab Sigi Ajukan 210 Huntara untuk Rumah Rusak Berat Terdampak Gempa
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pilu Bocah di Batam Luka-luka Akibat Dianiaya Ibu Tiri
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Belasan Janda di Gresik Belajar Bikin Pai Buah Lokal Demi Menambah Penghasilan
• 1 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.