Di Munas-Konbes 2026, PBNU Tetapkan 4 Aspek Aturan Pengelolaan Tambang

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan empat aspek aturan pengelolaan tambang milik PBNU yang didapatkan dari konsesi pemerintah. Peraturan itu ditetapkan melalui Munas-Konbes PBNU 2026 yang berlangsung di Ponpes Al-Falah, Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri.

"Alhamdulillah kita sudah menyelesaikan yang namanya peraturan perkumpulan tentang tambang, pengelolaan aset tambang. Ini yang dulu sempat heboh dan seterusnya tapi sudah kita sepakati ada empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang," ujar ujar Sekretaris Steering Committee (SC) Munas-Konbes PBNU 2026 Prof M Nuh, Senin, (22/06).

Nuh menjelaskan, aspek pertama adalah aspek kepemilikan. "Kita sudah pastikan aset ini adalah aset perkumpulan Nahdlatul Ulama, tidak boleh orang atau PT apa pun yang mengeklaim memiliki aset ini kepemilikannya 100% adalah perkumpulan NU."

Aspek kedua adalah aspek tata kelola. Sesuai dengan hasil Muktamar sebelumnya, dalam pengelolaan tambang tidak diperbolehkan melakukan eksploitasi yang berlebihan sehingga menimbulkan kerusakan alam.

"Dari tata kelola kita pastikan sesuai dengan aturan syari'i, boleh eksplorasi tapi begitu eksploitasi yang berlebihan tidak boleh. Tentu kita akan bekerja sama dengan perusahaan dan memang sudah bekerja sama untuk mengelola ini karena NU terbatas kemampuannya," tambahnya.

Kemudian aspek ketiga, yakni aspek pemanfaatan. Menurut Nuh, aspek manfaat harus dirasakan untuk seluruh keluarga besar NU, mulai dari PB sampai ranting, termasuk lembaga-lembaga.

"Tidak boleh dan tidak dibenarkan yang mendapatkan kemanfaatan itu pengurus perorangan dan sebagainya. Itu di dalam peraturan perkumpulan," tegasnya.

Aspek keempat, adalah sifat usaha tidak bersifat insidentil dan harus dipastikan keberlanjutannya termasuk tanggung jawab ekosistem yang ada.

"Pemanfaatannya pun juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah tambang," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Selidiki Kematian Pria di Belakang Warkop Probolinggo, Ada Luka di Kepala dan Tangan
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Rock dan Reog Meledak di Mataraman Rockfest, Black Langues Bikin Penonton Terpukau
• 5 jam laluberitajatim.com
thumb
[FULL] Demo Mahasiswa Meluas di Sejumlah Daerah, Bagaimana Situasi di Semarang? | KOMPAS PETANG
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Sudewo Jalani Sidang Eksepsi Kasus Suap dan Gratifikasi
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Komisi III Desak Pelaku Penyekapan-Penyiksaan Wanita di Bandung Segera Ditangkap
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.