PLN Pastikan Pemadaman Bergilir di Situbondo dan Bondowoso Telah Berakhir

jpnn.com
17 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SITUBONDO - PLN UP3 Situbondo resmi menghentikan kebijakan pengurangan beban listrik per Minggu (21/6) malam, menyusul keberhasilan proses sinkronisasi pembangkit besar ke dalam sistem jaringan kelistrikan utama.

Manajer PT PLN UP3 Situbondo Teguh Budi Oktavianto menyampaikan sistem kelistrikan di Situbondo dan Bondowoso mengalami gangguan teknis sejak beberapa hari terakhir pada salah satu pembangkit listrik besar, sehingga pihak PLN melakukan pengurangan beban untuk menjaga keberlanjutan dan stabilitas jaringan secara keseluruhan.

BACA JUGA: Jamaludin Malik DPR: Pemerintah Sudah Menjamin Pasokan Batu Bara, PLN Harus Benahi Manajemen Kontrak dan Distribusi

"Alhamdulillah, sejak Minggu (21/6) malam hingga hari ini sudah tidak ada pengurangan beban, karena informasi dari holding, dan pembangkit listrik besar sudah sinkron ke sistem," katanya kepada wartawan di Situbondo, Jawa Timur, Senin.

Namun demikian, kata Teguh, petugas lapangan dari PLN UP3 Situbondo tetap bersiaga penuh dan terus memantau instruksi dari pusat pengatur beban.

BACA JUGA: Pengamat: PLN Jadi Perusahaan Lilin Negara Jika Tak Perbaiki Kinerja

Ia menjelaskan langkah pengurangan beban atau pemadaman bergilir itu dilakukan secara selektif dan menyesuaikan dengan kebutuhan harian sistem, sehingga tidak berdampak secara menyeluruh atau tidak terjadi setiap hari semua wilayah.

"Kami menyampaikan terima kasih atas pengertian dan dukungan serta kerja sama seluruh pelanggan serta pemangku kepentingan selama proses pemulihan kelistrikan berlangsung," ucap Teguh.

Ia menambahkan apabila terjadi gangguan di lokasi tertentu, pelanggan dapat segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile dan petugas akan melakukan penanganan secepatnya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ralf Rangnick Menilai Austria Sudah Tampil Sesuai Rencana Meski Takluk dari Argentina di Piala Dunia 2026
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Hasil RUPST, SSIA Bakal Bagikan Dividen Rp 23,5 M Seharga Rp 5 per Saham
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Ekspor Sri Lanka tumbuh 6 persen pada empat bulan pertama 2026
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Ketua BEM FH UBK Ngaku Diberi Rp20 Juta oleh Polisi, Polda Metro: Siapa Polisinya?
• 3 jam laludisway.id
thumb
Penyelenggaraan Haji 2026 Sukses, Pemerintah akan Pangkas Masa Tunggu
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.