Jakarta, VIVA – Memasuki musim libur sekolah 2026, banyak keluarga di Indonesia mulai mencari destinasi wisata yang ramah anak, edukatif, sekaligus ramah di kantong. Sejumlah daerah bahkan menghadirkan program wisata gratis dan promo khusus untuk menarik pengunjung selama periode liburan.
Berdasarkan berbagai informasi dari pemerintah daerah dan pengelola wisata, momen libur sekolah tahun ini diprediksi menjadi salah satu periode dengan mobilitas wisata keluarga tertinggi, terutama di destinasi edukasi dan taman rekreasi.
- Freepik
Berikut VIVA rangkum Selasa, 23 Juni 2026, ada tujuh pilihan wisata keluarga yang cocok dikunjungi saat libur sekolah, termasuk beberapa yang bisa dinikmati tanpa biaya masuk.
1. Ancol Taman Impian – Jakarta
Ancol tetap menjadi salah satu destinasi paling lengkap di Jakarta karena menawarkan kombinasi wisata pantai, taman hiburan, hingga edukasi.
Di kawasan ini terdapat Dunia Fantasi (Dufan), Sea World, Atlantis Water Adventure, hingga Pantai Ancol yang bisa dinikmati untuk sekadar piknik keluarga. Pada momen tertentu seperti hari besar atau program pemerintah daerah, kawasan Ancol juga pernah membuka akses gratis atau promo khusus untuk pengunjung.
Daya tarik utama Ancol adalah fleksibilitasnya: keluarga bisa memilih wisata hemat di area pantai atau pengalaman premium di wahana hiburan.
2. Kebun Binatang Ragunan – Jakarta
Ragunan menjadi destinasi wajib bagi keluarga karena memiliki lebih dari ribuan koleksi satwa dari berbagai jenis.
Selain sebagai tempat rekreasi, Ragunan juga berfungsi sebagai pusat edukasi konservasi. Anak-anak dapat belajar langsung tentang habitat, perilaku hewan, hingga pentingnya menjaga kelestarian alam.
Pada momen tertentu, seperti program khusus pemerintah daerah atau hari libur nasional, tiket masuk bisa digratiskan untuk masyarakat tertentu, terutama pelajar.
3. Semarang Zoo – Jawa Tengah
- Shutterstock
Salah satu program yang banyak menarik perhatian tahun ini adalah kebijakan gratis masuk bagi pelajar di Semarang Zoo.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat edukasi satwa sejak dini. Anak-anak sekolah dapat melihat langsung berbagai hewan sambil mendapatkan edukasi dari petugas kebun binatang.
Inisiatif seperti ini juga sejalan dengan tren global di mana kebun binatang tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga pusat pembelajaran konservasi.





