Singgung Fenomena Viral, Inul Daratista Kenang Masa Merintis Karier Sebagai Pedangdut: Perjuangannya Mati-matian!

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Nama Inul Daratista kini dikenal sebagai salah satu legenda hidup musik dangdut tanah air. Namun, kesuksesan yang ia nikmati saat ini tidak datang begitu saja. Dalam sebuah kesempatan terbaru, pemilik "goyang ngebor" ini kembali mengenang betapa beratnya perjuangan merintis karier di masa lalu dibandingkan dengan kemudahan era digital saat ini.

Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026), Inul memberikan tanggapannya mengenai fenomena artis yang mudah viral melalui media sosial. Menurutnya, meski setiap zaman memiliki tantangannya sendiri, kemudahan akses teknologi saat ini sangat jauh berbeda dengan zamannya dulu.

Inul menyebut bahwa di era sekarang, seseorang yang memiliki kelebihan atau bakat unik bisa langsung mengeksplorasi kepribadian mereka dan dikenal publik dalam sekejap. Baginya, kemudahan ini adalah hal yang wajar seiring perkembangan zaman.

Namun, ia tak bisa menutupi rasa bangganya terhadap "darah tinggi" perjuangan yang ia lalui puluhan tahun silam.

"Kalau zaman saya dulu, VCD bajakan saja sudah hebohnya setengah mati. Perjuangannya benar-benar mati-matian lah gitu," kenang Inul.

Ia menambahkan bahwa di masa lalu, tidak ada panggung digital seperti TikTok atau Instagram untuk mempromosikan diri. Satu-satunya cara untuk dikenal luas adalah melalui pemberitaan media cetak atau kisah-kisah yang tersebar dari mulut ke mulut.

"Enggak ada yang bisa diekspos kecuali ada kisah dan koran kalau zaman dulu ya. Kalau sekarang kan sosial media jadi semua bisa disimpan dan dilihat kapan saja," tambahnya.

Tetap Enerjik dan Tak Mau Kalah dengan Gen Z

Meski menyadari dirinya berasal dari angkatan "jadul", Inul tidak mau kalah semangat dengan para pedangdut pendatang baru dari kalangan Gen Z. Di usianya sekarang, Inul justru merasa terpacu untuk menjaga eksistensinya.

Rahasianya ternyata terletak pada kedisiplinan dan rasa cinta yang besar terhadap profesinya. Inul mengaku rutin berolahraga dan selalu menjaga gairah dalam bernyanyi agar tetap bisa memberikan penampilan yang enerjik di atas panggung.

"Aku semangat! Karena dengan begitu aku juga memacu dan memicu diri supaya jangan sampai ketinggalan sama anak-anak muda, remaja saat ini yang semuanya juga sudah mulai cinta dangdut," tegasnya.

 

Harapan untuk Masa Depan Dangdut

Kehadiran Inul dalam acara yang didukung oleh Google ini juga membawa misi pelestarian budaya. Ia merasa terhormat ketika musik dangdut kini mendapatkan apresiasi tinggi, bahkan hingga dijadikan tema Google Doodle untuk merayakan Hari Musik Sedunia yang diperingati pada 21 Juni.

Bagi Inul, pahit getir perjuangan di masa lalu adalah pondasi yang membuatnya tetap kuat hingga saat ini. Ia berharap para penyanyi muda yang kini mudah viral tetap menghargai proses dan kualitas agar musik dangdut tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Bagi aku, dangdut is the music of my country. Dari tukang becak sampai orang yang punya mobil mewah semuanya bisa menikmati dangdut tanpa malu-malu," pungkasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keutamaan Puasa Asyura di Bulan Muharram
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Cara Memulai Karier Freelance Tanpa Pengalaman
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Iqbaal Ramadhan Belajar Jadi Copet demi Peran Ijal di "Operasi Pesta Copet"
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Mantan Bos The Fed Alan Greenspan Meninggal di Usia 100
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Giorgio Antonio Tahu Aib Ruben Onsu? Gerak-gerik Buntuti Anak Bikin Curiga
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.