Bangladesh Minta Malaysia Terima Lebih Banyak Pekerja Asal Negaranya

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Perdana Menteri Bangladesh Tarique Rahman meminta Malaysia untuk membuka kembali pasar tenaga kerjanya bagi pekerja migran asal negara Asia Selatan tersebut.

Bangladesh Minta Malaysia Terima Lebih Banyak Pekerja Asal Negaranya. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Perdana Menteri Bangladesh Tarique Rahman meminta Malaysia untuk membuka kembali pasar tenaga kerjanya bagi pekerja migran asal negara Asia Selatan tersebut.

Dilansir dari Asia One pada Selasa (23/6/2026), hal itu disampaikannya saat menemui Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur awal pekan ini.

Baca Juga:
Indonesia Jajaki Ekspor Ceker Ayam ke Malaysia dan China

Malaysia telah menjadi salah satu tujuan utama pekerja migran Bangladesh, yang kiriman uangnya merupakan sumber devisa penting bagi negara Asia Selatan tersebut.

Namun, Malaysia telah membatasi perekrutan pekerja dari Bangladesh sejak 2024 di tengah laporan tentang kerja paksa. Banyak pekerja dilaporkan menanggung utang besar untuk mendapatkan pekerjaan di Malaysia.

Baca Juga:
Kapal Kontainer Carter Samudera (SMDR) Rute Singapura-Malaysia Tenggelam

Ratusan pekerja migran Bangladesh terlantar di Malaysia pada 2023, setelah menemukan bahwa pekerjaan yang dijanjikan kepada mereka oleh agen perekrutan ternyata fiktif, sehingga mereka terpaksa mencari pekerjaan secara ilegal yang membuat mereka berisiko ditahan dan dideportasi.

"Saya juga mengangkat isu-isu terkait regularisasi pekerja ilegal dan repatriasi warga Bangladesh yang ditahan jika memungkinkan," kata Rahman kepada wartawan selama kunjungannya ke Malaysia.

Baca Juga:
Indonesia Kenakan Bea Masuk Antidumping untuk Kertas Karton Dupleks dari Malaysia dkk

Anwar mengatakan bahwa kedua negara sepakat untuk mengambil langkah-langkah guna memastikan transparansi dalam perekrutan pekerja dan melindungi kesejahteraan mereka.

"Penggunaan pekerja yang terus-menerus dieksploitasi dan diperlakukan buruk, semata-mata untuk keuntungan perusahaan pribadi, tidak dapat ditoleransi," kata Anwar.

Anwar dan Rahman juga menyaksikan pertukaran beberapa perjanjian, termasuk kerja sama promosi investasi, budaya, dan kontra-terorisme. Kedua negara juga berjanji untuk melanjutkan negosiasi perjanjian perdagangan bebas.

Rahman sedang melakukan perjalanan luar negeri pertamanya sejak menjabat. Bangladesh berupaya menarik investasi, meningkatkan lapangan kerja di luar negeri, dan memperkuat hubungan dengan mitra Asia.

Selain Malaysia, ia dijadwalkan juga akan melakukan perjalanan ke China. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Buka Lowongan Magang, Cek Syaratnya
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Pengakuan Ketua BEM FH UBK Terima Uang Rp20 Juta usai Demo, Dibagi ke Ketua BEM Lainnya
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Program Bantuan Pangan Berlanjut, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 18,04 Triliun
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Program Magang Nasional Diperpanjang hingga Akhir Tahun, Cek Kuotanya
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Raja Ecommerce Blak-Blakan Profesi Kurir Online Segera Punah
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.