JAKARTA, DISWAY.ID - Lulusan kuliah hukum, jurusan Ketua BEM FH Universitas Bung Karno (UBK) Muhammad Abdi Maludin rupanya memiliki prospek kerja yang menjanjikan lho.
Kasus penerimaan suap di lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM) FH dan BEM Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) tengah menjadi sorotan setelah lima mahasiswa mengaku menerima suap saat aksi demonstrasi di Istana pada Senin, 15 Juni 2026.
Dua di antaranya, Muhammad Abdi Maludin selaku Ketua BEM FH UBK dan Rafly Maulana Akbar sebagai Wakil Ketua BEM FH UBK.
Sosoknya menjadi bulan-bulanan publik setelah mengaku menerima uang yang diduga suap bersumber dari polisi.
BACA JUGA:Omong Kosong Ketua BEM FH UBK Sebelum Ngaku Terima Uang Suap Cash: Kita Murni Kepentingan Rakyat!
Abdi Maludin mengaku uang tersebut diberikan agar mahasiswa UBK tidak menggelar aksi di Istana maupun DPR.
Meski begitu, ia bersama rekannya tetap melakukan aksi demonstrasi meski dana telah diterima.
"Uang itu saya diberi cash, agar tidak turun ke Istana Negara, tetapi teman-teman tetap turun," kata Abdi Maludin.
Mengenal Fakultas Hukum UBKDi tengah kasus dugaan suap ini, bagi calon mahasiswa yang sedang memilih kampus swasta bisa coba untuk mencari tahu lebih dalam mengenai FH UBK.
BACA JUGA:5 Serangkai BEM FH UBK dan BEM FEB yang Mengaku Terima Uang Suap Sebelum Aksi di Istana Bakal Dapat Nilai E
Dikutip laman resminya, sebagai fakultas unggulan, FH UBK telah berdiri sejak awal berdirinya kampus pada masa reformasi tahun 1999.
Kehadirannya dibentuk untuk mendukung wujud Negara Hukum RI sebagaimana dalam UUD 1945.
Sejak berdiri tahun 1999, Fakultas Hukum Universitas Bung Karno hanya memiliki satu Program Studi, yakni Ilmu Hukum untuk jenjang S1.
Mahasiswa di fakultas ini akan mempelajari berbagai sistem hukum yang berkaitan dengan kehidupan kemasyarakatan maupun kegiatan bisnis.
Lulusan FH UBK Kerja Apa?UBK mengklaim bahwa pada tahun 2022 Prodi Ilmu Hukum mampu menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu hukum nasional.
- 1
- 2
- »





