Kondisi Mengharukan Korban Penyekapan Bandung, Menkes Budi Ungkap Langkah Rekonstruksi Wajah di RSHS

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan korban penganiayaan dan penyekapan di Bandung kini menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan fokus pemulihan menyeluruh.

Kasus ini menjadi sorotan nasional setelah korban perempuan berinisial YTR (29) mengalami luka berat akibat kekerasan yang diduga dilakukan kekasihnya sendiri.

Menurut Budi, kondisi korban tidak hanya membutuhkan penanganan medis biasa, tetapi juga tindakan rekonstruksi wajah akibat luka yang cukup parah. Ia menegaskan Kementerian Kesehatan akan mengawal penuh proses pemulihan korban hingga benar-benar pulih secara fisik maupun fungsi tubuhnya.

“Untuk yang korban kekerasan yang di Bandung ya, dari sisi kesehatan yang bersangkutan sekarang sudah dirawat di rumah sakit Kementerian Kesehatan di Bandung, RS Hasan Sadikin (RSHS),” kata Budi di Jakarta Selatan.

Budi menyebut kasus ini membuatnya sangat prihatin karena tingkat kekerasan yang dialami korban tergolong berat dan berlangsung dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa penanganan tidak hanya berhenti pada luka luar, tetapi juga mencakup pemulihan struktur wajah yang rusak.

“Dan kita akan merawat sampai rekonstruksi karena ini kan terjadi juga wajahnya harus direkonstruksi,” ungkapnya.

Dalam penanganan kasus ini, Kemenkes turut berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Kolaborasi lintas lembaga ini dilakukan agar korban mendapatkan pemulihan menyeluruh, termasuk aspek sosial dan psikologis.

Budi menegaskan setiap sektor memiliki peran masing-masing dalam penanganan korban kekerasan berat seperti ini. Pemerintah daerah menangani aspek ekonomi, KemenPPPA fokus pada perlindungan sosial, sementara Kemenkes menangani aspek medis.

“Untuk masalah ekonominya itu ditangani oleh pemerintah daerah, untuk masalah sosialnya itu ditangani oleh Kementerian PPA dan kita bertiga sudah berkoordinasi,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan rasa sedih mendalam atas kasus yang terjadi, karena menurutnya kekerasan seperti ini seharusnya tidak terjadi di Indonesia. Budi memastikan pemerintah akan terus memberikan perawatan terbaik hingga korban benar-benar pulih.

Baca Juga: Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Minta Pelaku Dijerat HAM dan Pasal Berat

“Saya pribadi dan sebagai Menteri Kesehatan merasa sangat sedih, harusnya hal-hal ini tidak terjadilah di Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban YTR diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan selama sekitar tiga tahun di sebuah indekos di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Korban disebut mengalami luka berat pada wajah, termasuk kebutaan pada kedua mata serta kerusakan gigi akibat kekerasan yang dilakukan pelaku.

Polisi juga menyebut kondisi korban sangat memprihatinkan akibat hantaman benda tumpul dan dugaan penggunaan senjata tajam selama masa penyekapan. Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian dan menjadi perhatian luas publik karena durasi dan tingkat kekerasannya yang ekstrem.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Perempuan Berpendidikan Masih Sering Dianggap 'Sia-sia'?
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Persib Bandung Resmi Lepas Dewangga Alfeandra, Hengkang dengan Skema Transfer ke Arema FC
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Scaloni Sanjung Mentalitas Messi Usai Bungkam Austria di Kualifikasi Piala Dunia 2026
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Siap-siap! Puncak HUT DKI Jakarta ke-499 Bakal Digelar di Bundaran HI Akhir Pekan Ini
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Hindari Lubang, Motor Adu Banteng lalu Terbakar di Kutai Timur: 2 Orang Tewas
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.