Luapan Kali SS Babelan Terus Terjadi di Bekasi, Warga Keluhkan Jalan Jadi Licin dan Bau Menyengat

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah warga Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, mengeluhkan luapan air dari Kali SS Babelan yang kerap menggenangi jalan dan permukiman dalam beberapa bulan terakhir.

Selain mengganggu aktivitas warga, genangan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan berdampak pada pelaku usaha di sekitar lokasi.

Ade (48), warga RT 001/RW 006 Kelurahan Harapan Baru, mengatakan genangan yang terjadi saat ini sudah berlangsung sekitar empat hari.

Meski belum masuk ke dalam rumah, air kerap menggenangi halaman dan lingkungan sekitar permukiman.

Baca juga: Sampah Menumpuk di Kali Babelan, Jalan Duta Harapan Bekasi Tergenang dan Licin

"Kalau enggak hujan deras banget sih, airnya tidak masuk ke dalam rumah. Paling sampai latar aja," ujar Ade saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (23/6/2026).

Menurut Ade, genangan berasal dari luapan Kali SS Babelan yang posisinya lebih tinggi dibandingkan kawasan permukiman.

Kondisi itu membuat air mengalir ke rumah-rumah warga yang berada di dataran lebih rendah.

"Mungkin karena di sana salurannya tidak nyambung, jadi mampet. Kalinya juga lebih tinggi dari permukiman warga, sedangkan posisi rumah kami lebih rendah, jadi airnya turun ke sini," kata dia.

Baca juga: Edarkan Tramadol dan Hexymer, Pria di Babelan Bekasi Ditangkap Polisi

Ia menuturkan, luapan air sebenarnya sudah lama terjadi, tetapi frekuensinya meningkat dalam beberapa bulan terakhir, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

"Luapan kayak gini sudah sering terjadi, tapi belum sampai bertahun-tahun. Baru beberapa bulan ini saja sering begini. Kalau hujan lebih parah lagi," ujarnya.

Saat musim hujan, ketinggian air bahkan bisa mencapai 30 hingga 40 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

Ade menilai hingga kini belum ada penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan tersebut.

Menurut dia, upaya yang dilakukan selama ini baru sebatas pengangkutan sampah secara berkala.

Baca juga: Ikut Tawuran Terencana di Babelan Bekasi, 1 Remaja Terluka Parah

"Kalau sampahnya kadang ada yang angkutin tiap berapa bulan sekali. Tapi genangannya dari awal tahun sampai sekarang masih begini saja. Belum ada tindakan apa-apa," kata Ade.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Karena khawatir air masuk ke dalam rumah, ia mengaku telah meninggikan sebagian bangunan rumahnya secara mandiri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
GoTo dan Grab Umumkan Potongan Ojol 8 Persen Mulai 1 Juli 2026 di DPR
• 40 menit laluliputan6.com
thumb
Preview Norwegia Vs Senegal: Haaland Sedang Panas, Singa Teranga dalam Tekanan
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bintang Film Sunny, Nam Bo Ra Sambut Kelahiran Anak Pertama
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Baleg DPR dan Pemerintah Sepakat Bahas RUU Pusat Finansial Internasional
• 6 jam laludetik.com
thumb
BDKR Bagi Dividen Mini Rp2,65 per Saham, Cair 17 Juli
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.