Menkes Minta Pemda Anjing-Kucing Diberi Vaksin Rabies: Kalau Sudah Digigit, Biayanya Mahal

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta pemerintah daerah gencar melakukan vaksinasi rabies untuk anjing hingga kucing.

Hal itu disampaikan dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Juni 2026.

Baca Juga :
Menkes Ungkap Baru 4 Provinsi yang Penuhi Target Vaksinasi Campak, Sumatera Barat Paling Rendah
Imunisasi Bayi dan Ibu Hamil Meningkat, Menkes Ungkap Datanya

Dia menjelaskan sesuai rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vaksinasi rabies untuk hewan dinilai lebih murah dan efektif untuk menekan kasus rabies pada manusia.

“Vaksin untuk anjingnya tuh cost-nya Rp50.000. Kalau vaksin manusianya cost-nya itu Rp650.000. Jadi 12 kali lipat lebih mahal,” kata Budi dalam paparannya.

“Apalagi kalau sudah benar-benar gigitannya parah, wah itu naiknya bisa jadi, berapa, hampir 100 kali lipat, lebih dari 100 kali lebih mahal biayanya,” lanjutnya.

Namun, Budi mengatakan pelaksanaan vaksinasi rabies untuk hewan terkendala birokrasi. Pasalnya, vaksinasi hewan bukan menjadi kewenangan Kemenkes.

“Tapi kan tetap perawat saya tuh enggak bisa nyuntik anjing,” ungkap Budi.

Dia menyebut kewenangan vaksinasi hewan berada di bawah Dinas Pertanian yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Budi mengungkap sudah dua kali berkoordinasi dengan Menteri Pertanian terkait hal ini. Akan tetapi, Kementerian Pertanian tidak memiliki kewenangan tersebut.

“Beliau juga mengalami kesulitan karena dinas-dinas kesehatan itu juga tidak di bawah Kementerian Pertanian kan, di bawah Pemda. Jadi jalur birokrasinya koordinasinya jadi memang agak rumit,” ungkapnya.

Dia mengatakan sudah pernah berkoordinasi dengan Gubernur Bali sebagai salah satu daerah dengan kasus rabies tertinggi di Indonesia.

“Saya bilang, ‘Sudah Pak Gub ini kan masalahnya enggak mahal, ya mungkin uang vaksinnya vaksin anjing itu bisa lah nanti kita cari-cari cara karena daripada dia sudah kegigit duluan, kan biaya lebih mahal dan lebih berisiko juga',” tutur Budi.

Selain itu, Kemenkes juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri agar cakupan vaksinasi rabies pada diperluas.

“Kita nanti mau coba dulu dengan beberapa kabupaten kota kalau berhasil nanti ngomong ke Pak Mendagri mungkin lebih efektif, karena tetap yang harus nyuntik itu adalah dari dinas pertanian,” pungkasnya.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Baca Juga :
Wajah YTR yang Hancur Buntut Disekap dan Disiksa Taufik Hidayat Selama 3 Tahun Bakal Direkonstruksi Negara
Cat Lovers Harus Tahu! Panduan Memilih Makanan Kucing yang Paling Tepat
Pengakuan Mengejutkan Pria yang Diduga Lecehkan Anjing Pomeranian di Kafe Jakut, Alasannya Bikin Polisi Geleng Kepala

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baznas Gandeng Lembaga Turki 4TDK Perkuat Bantuan Jangka Panjang untuk Palestina
• 2 jam lalupantau.com
thumb
John Herdman Disinggung dalam Keberhasilan Skuad Kanada di Piala Dunia 2026
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Resmi! Marc Marquez Lanjutkan Petualangan Bersama Ducati, The Baby Alien Sepakati Perpanjangan Kontrak Selama Dua Tahun
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Preview Piala Dunia 2026 Hari Jumat, 26 Juni: Enam Laga Penentuan Grup D, E, dan F
• 33 menit laluberitajatim.com
thumb
Scaloni Sanjung Mentalitas Messi Usai Argentina Bungkam Austria 2-0
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.