Pemadaman Listrik Bergilir Hantam Ekonomi Rakyat, Puan Dorong PLN Evaluasi dan Mitigasi

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengevaluasi dan memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Pulau Jawa selama beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, evaluasi tersebut mendesak dilakukan karena pemadaman listrik berdurasi cukup panjang dan berulang telah berdampak luas terhadap masyarakat, termasuk ekonomi kerakyatan.

“Saya sudah mencatat adanya pemadaman bergilir di sejumlah daerah di Pulau Jawa karena gangguan pasokan batu bara dan teknis pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Hal ini tentunya menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Puan dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (23/6/2026).

Puan mengatakan, pemadaman listrik bergilir telah memengaruhi produktivitas masyarakat dan keberlangsungan ekonomi keluarga.

Baca juga: Anggota DPR Desak PLN Beri Kompensasi ke Warga Terdampak Pemadaman Bergilir

Dampak tersebut, antara lain, dirasakan pedagang soto di Pasar Legi, Surakarta, yang kehilangan kesempatan berjualan. Penjual es di Bekasi juga terancam merugi karena dagangannya mencair, sementara pedagang kue kesulitan menjaga kualitas produknya.

Bahkan, sejumlah pemilik usaha bakery rumahan terpaksa membuang bahan setengah jadi akibat pemadaman listrik.

Pemadaman juga mengganggu pekerja yang mengandalkan internet di rumah untuk bekerja jarak jauh. Mereka terpaksa menghentikan aktivitas karena jaringan dan perangkat kerja tidak dapat digunakan secara optimal.

Di kalangan rumah tangga, banyak orangtua harus mencari cara menenangkan anak yang kepanasan saat pemadaman berlangsung lama.

Baca juga: Tips Aman Nyalakan Lilin di Rumah Saat Ada Pemadaman Listrik, Catat!

Sementara itu, para ibu menyusui mengaku terpaksa membuang stok air susu ibu perah (ASIP) yang mencair karena tidak ada listrik untuk menjaga suhu freezer.

Menurut Puan, berbagai kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak pemadaman listrik jauh melampaui sekadar padamnya lampu.

Ketiadaan energi dinilai mengganggu kehidupan sehari-hari, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, komunikasi, hingga pekerjaan pada sektor tertentu yang terpaksa terhenti.

Oleh karena itu, Puan kembali meminta PLN memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir, terutama bagi kelompok masyarakat dan sektor yang paling terdampak.

Ia juga meminta PLN menyampaikan penyebab gangguan secara transparan kepada publik.

Baca juga: Apa Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Bekasi hingga Ganggu 61 Titik?

“Saya juga mengimbau agar PLN dapat memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir dan melindungi kepentingan masyarakat yang terdampak langsung, mulai dari usaha mikro kecil menengah (UMKM), industri, rumah sakit, dan sektor pelayanan publik,” kata Puan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Urgensi evaluasi pemadaman bergilir

Puan mengatakan, pemadaman listrik yang kerap terjadi dalam durasi panjang menunjukkan adanya persoalan lebih besar terkait ketahanan infrastruktur energi nasional, perlindungan pelaku usaha kecil, dan kualitas pelayanan publik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.843 per Dolar AS di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Antisipasi Data Ekonomi AS
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Rp72.650/Kg, Telur Ayam Rp29.950/Kg
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PLN Sampaikan Permintaan Maaf atas Pemadaman, Pasokan Listrik Kembali Menguat | SAPA PAGI
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Turun Gunung, Ini Jurus Prabowo Hadapi Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
10 Ras Anjing Menggemaskan yang Ramah dan Mudah Dirawat di Rumah
• 9 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.