JAKARTA, DISWAY.ID - Kampus Universitas Bung Karno (UBK) di Jalan Kimia, Jakarta Pusat terpantau berjalan normal di tengah kabar uang suap yang menjerat Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdi Maludin.
Pantauan Disway di lokasi, kampus tersebut masih berjalan normal, suasana belajar mengajar kegiatan perkuliahan masih berjalan seperti biasa.
Pantauan Disway dimulai dari Fakultas Hukum lingkungan kampus yang menunjukkan suasana seperti biasa di mana setiap mahasiswa masih berlalu-lalang keluar masuk kelas.
BACA JUGA:Isi Pembicaraan Ketua BEM FH UBK dan Gibran, Tolak Makan Malam tapi Sebelumnya Sudah Diguyur Uang Suap
Padahal, semalam ada aksi chaos yang menyasar sang Ketua BEM FH yang disidang ramai-ramai di depan civitas akademika UBK perihal uang suap yang diakuinya sebelum aksi mahasiswa di Istana Negara pada 15 Juni 2026.
“Kampus berjalan seperti biasa, normal-normal saja,” kata salah seorang petugas keamanan kepada Disway, Jamaludin.
Salah seorang anggota BEM yang juga mahasiswa FH UBK, yang enggan disebutkan namanya, sejauh ini situasi kampus berjalan normal.
Meski sejauh mata memandang, Disway menemukan poster bertuliskan sisa sisa protes para mahasiswa terhadap sikap Ketua BEM FH yang mengakui dirinya menerima uang suap.
BACA JUGA:5 Serangkai BEM FH UBK dan BEM FEB yang Mengaku Terima Uang Suap Sebelum Aksi di Istana Bakal Dapat Nilai E
Poster tersebut bertuliskan sindiran atau sarkas yakni ‘Mahasewa’.
“Kami butuh transparansi, mahasewa,” tulis poster tersebut.
Poster bertinta hitam itu dipasang di balkon kampus FH UBK.
“Kalau untuk mahasiswa yang tergabung dalam BEM yang bermasalah memang gak ada yang hadir sih hari ini, sepi,” ucapnya lagi.
BACA JUGA:Pernyataan Resmi Civitas Akademika soal Uang Suap BEM FH UBK Sebelum Aksi di Istana Negara, Tuntut Mundur!
- 1
- 2
- 3
- »





