Sarwendah Tegaskan Nafkah Rp200 Juta untuk Anak, Pengacara Ruben Onsu Pertanyakan Biaya Kantong Plastik Rp9 Juta

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Perselisihan pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini memasuki babak baru yang lebih pelik. Masalah nafkah sebesar Rp200 juta per bulan yang diminta pihak Sarwendah menjadi sorotan tajam setelah pihak Ruben Onsu mulai mempertanyakan rincian biaya yang dinilai tidak masuk akal.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, secara blak-blakan menyentil beberapa poin dalam daftar kebutuhan yang diajukan oleh pihak mantan istri kliennya tersebut.

Pihak Sarwendah Tegaskan Itu Bukan untuk Pribadi Wenda

Sebelumnya, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, memberikan klarifikasi terkait angka Rp200 juta yang menghebohkan publik. Ia menegaskan bahwa uang tersebut diperuntukkan sepenuhnya bagi kebutuhan anak-anak, bukan untuk kepentingan pribadi Sarwendah.

"Masalah 200 juta itu harus dipahami, itu bukan buat Sarwendah. Itu buat kebutuhan semua anak-anak, seperti les dan lain-lain. Ruben sudah tahu itu sejak sebelum perceraian," ujar Chris Sam Siwu.

Chris juga menambahkan bahwa sistem pembayaran yang dilakukan adalah reimburse. Artinya, Sarwendah membayar terlebih dahulu semua kebutuhan anak, baru kemudian menagihkannya kepada Ruben.

Minola Sebayang Pertanyakan Nominal Nafkah

Namun, pembelaan tersebut dipatahkan oleh Minola Sebayang. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan kejanggalan pada detail biaya harian yang diminta. Salah satu yang paling disoroti adalah biaya untuk kantong plastik sampah.

"Uang kantong plastik saja Rp5,2 juta sampai Rp9 juta. Masa sih? Sebanyak apa sih sampahnya anak-anak ini sampai uang kantong plastiknya saja segitu?" sindir Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).

Tak hanya soal plastik sampah, Minola juga menyoroti biaya les balet yang mencapai angka Rp22,5 juta. Ia mensinyalir adanya penggelembungan harga atau mark up dalam rincian tersebut.

"Banyak orang yang sudah speak up, les balet itu harganya sekian. Tapi di rincian itu harganya sekian (Rp22,5 juta). Ada mark up di situ," tambahnya.

 

Ruben Onsu Tuntut Transparansi

Minola menegaskan bahwa Ruben Onsu bukan tidak mau memberikan nafkah, melainkan menuntut transparansi. Ruben dikabarkan telah meminta rincian biaya tersebut di-breakdown atau dijabarkan secara jelas, namun hingga kini pihak Sarwendahdisebut belum memberikan tanggapan yang memuaskan.

"Inilah makanya perlu duduk bareng, perlu di-breakdown. Ruben tanya rinciannya mana? Tapi kan ini tidak pernah ditanggapi," jelas Minola.

Minola juga menyentil soal jumlah Asisten Rumah Tangga (ART) yang biayanya dibebankan kepada Ruben.

"ART-nya ada satu, dua, tiga, empat. Berapa sih ARTyang benar-benar mem-back up kebutuhan anak-anak?" pungkasnya.

Ketegangan soal nafkah ini tampaknya akan berbuntut panjang. Pihak Ruben Onsu menyatakan telah merampungkan draf gugatan hak asuh anak. Ruben yang saat ini tengah berada di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah Umrah, dijadwalkan akan segera menandatangani dan menjalankan gugatan tersebut sekembalinya ke Indonesia. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lukman Eks Menag Ungkap Isi Pembahasan Megawati saat Bertemu Tokoh GNB
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode, PDIP Beri Sindirian Nyelekit
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Sustain: Listrik Mati Bergilir Jawa-Bali Alarm Keras untuk Diversifikasi Energi
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Innalillahi, Gagal Salip Truk Sebabkan Tiga Siswa yang Kendarai Motor di Pasuruan Alami Kecelakaan, 1 Korban Tewas
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Dilarang Masuk Kanada dan Lewati Laga Perdana Piala Dunia 2026, Thomas Partey Diizinkan Perkuat Ghana saat Hadapi Inggris
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.