JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melaporkan sebanyak 120 jemaah haji Indonesia masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi dan akan segera dipulangkan apabila sudah dinyatakan layak untuk terbang.
“Masih ada 120 jemaah yang dirawat. Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa, 23 Juni 2026.
Gus Irfan mengatakan jemaah haji yang masih dirawat di RSAS tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Indonesia hingga mereka dapat kembali ke Tanah Air.
BACA JUGA:97.477 Jemaah dan 1.038 Petugas Haji Telah Diberangkatkan dari Makkah ke Madinah
Jemaah yang masih dirawat akan terus dipantau kondisi kesehatannya oleh petugas haji yang masih berjaga. Apabila mulai membaik dan dinyatakan dapat terbang, maka akan dipulangkan ke Tanah Air.
“Sekalipun kloternya sudah pulang, pasti kita akan pulangkan selama dokter mengatakan sudah layak terbang,” kata dia.
Sementara itu, hingga hari ini ada 350 orang yang wafat di Arab Saudi.
Menurut Menhaj, meski angka tersebut lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, namun Kemenhaj menegaskan bahwa angka kematian jamaah harus terus ditekan lewat penguatan istitaah.
BACA JUGA:Pergerakan Jemaah dari Makkah Selesai, Operasional Haji Kini Fokus di Madinah
“Jumlah yang cukup besar menurut kami, tapi Alhamdulillah ini masih bisa di bawah tahun lalu, lebih dari 100 bedanya. Sehingga ini suatu capaian kita walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kita akan segera perketat, perkuat lagi, istitha'ah kesehatan bagi para jamaah kita,” kata dia.
Sebelumnya, jamaah yang telah tiba di Indonesia hingga Selasa berjumlah 149.726 orang atau 387 kelompok terbang. Masih tersisa 130 Kloter yang berada di Madinah dan akan berangsur kembali ke Tanah Air.
BACA JUGA:Imbauan Massif, Kepatuhan Jemaah Haji Terkait Barang Bawaan dan Koper Meningkat
“Di Makkah sudah bersih dari jamaah kita, dan ini artinya tinggal sisa sekitar 29 persen dari seluruh jemaah kita yang masih berada di Madinah. Dan Alhamdulillah berangsur-angsur akan kembali,” kata Gus Irfan.
Begitu pula untuk petugas haji yang akan berangsur pulang ke Tanah Air dan terakhir kepulangan pada 4 Juli 2026 mendatang.





