Kabur Lewat Jendela, Bandar Sabu-Sabu Tewas Terseret Arus Sungai Musi

jpnn.com
15 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, MUSI BANYUASIN - Seorang bandar narkoba di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tewas setelah nekat menceburkan diri ke Sungai Musi, saat hendak ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel. 

Peristiwa itu bermula saat Tim Ditresnarkoba Polda Sumsel melakukan penggerebekan di kediaman pelaku di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Senin (22/6/2026).

BACA JUGA: Penangkapan Begal di Banyuasin Diwarnai 3 Kali Tembakan

Menyadari kedatangan polisi, tersangka memilih melarikan diri dengan cara melompat keluar melalui jendela rumah sebelum akhirnya terjun ke Sungai Musi. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai maraknya peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin. 

BACA JUGA: Lewat Tukar Tambah di Blibli, Upgrade Raket Padel Lebih Mudah 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim opsnal melakukan penyelidikan dan menangkap dua tersangka berinisial EL alias Lin Dan JN. 

Dari tangan keduanya, anggota menyita sabu-sabu seberat 103 gram dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp 50 juta. 

BACA JUGA: Bongkar Jaringan Narkoba, Polda Sumsel-Bea Cukai Sita 11.433 Butir Ekstasi & 1,3 Kg Sabu-Sabu

"Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, diketahui bahwa barang haram tersebut diperoleh dari Ali Imron yang diduga berperan sebagai bandar sekaligus pemasok narkotika di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan," jelas Yulian, Selasa (23/6/2026). 

Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian bergerak melakukan pengembangan dan mendatangi rumah Ali Imron untuk melakukan penangkapan. Namun, saat proses penggerebekan berlangsung, tersangka justru memilih kabur. 

Menurut Yulian, saat melarikan diri Ali Imron sempat terlihat membawa senjata api.

Petugas telah memberikan peringatan agar yang bersangkutan menghentikan aksinya dan menepi ke pinggir sungai. Namun, peringatan itu diabaikan. 

"Tersangka tetap nekat berenang menyebrangi Sungai Musi yang saat itu memiliki arus cukup deras. Dalam pelariannya, ia akhirnya terseret arus dan tenggelam," ujar Yulian. 

Setelah menerima laporan tersebut, polisi berkoordinasi dengan BPBD Musi Banyuasin untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Tidak lama kemudian, jasad Ali Imron berhasil ditemukan dan dievakuasi ke daratan. 

Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, penyidik masih terus mengembangkan jaringan peredaran narkotika yang diduga dikendalikan oleh Ali Imron sebelum tewas dalam pelariannya. (mcr35/jpnn) 


Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Cuci Hati


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLN Pastikan Listrik di Jawa Timur Sudah Normal, Jadwal Manajemen Beban Resmi Berakhir
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
5 Zodiak yang Cenderung Jadi People Pleaser, Selalu Berusaha Menyenangkan Orang Lain
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Efisiensi dan Penggunaan AI, Oracle Pangkas 21 Ribu Karyawan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
MSCI Pertahankan RI di Emerging Market, OJK Janji Perkuat Reformasi Pasar Saham
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
BNPP petakan 27 jalur tidak resmi di perbatasan RI–Timor Leste
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.