JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara menyebut lokasi tumpukan sampah yang viral di Kali Gendong, Muara Baru, Penjaringan, berada di kawasan permukiman yang dibangun di atas aliran kali.
"Lokasi yang viral kemarin adalah perumahan warga yang mendirikan bangunan di atas aliran sungai atau Kali Gendong," kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) LH Kecamatan Penjaringan Fadli saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (23/6/2026).
Menurut Fadli, kondisi Kali Gendong saat ini telah mengalami penyempitan dibandingkan sebelumnya.
Baca juga: Sampah di Kali Gendong Jakut Disebut Bukan Hanya dari Warga Setempat
Ia menyebut lebar kali yang dahulu sekitar 10 meter kini menyusut menjadi kurang dari 2 meter karena pembangunan rumah di kedua sisinya.
"Kali Gendong dahulunya adalah kali yang mempunyai lebar kurang lebih 10 meter dan sekarang lebarnya kurang dari 2 meter karena kiri kanan sudah dibangun rumah oleh warga," ujar dia.
Tak hanya menyempit, aliran Kali Gendong juga disebut sudah tidak terhubung dengan Waduk Pluit karena tertutup bangunan.
Baca juga: Warga Ungkap Alasan Pilih Buang Sampah ke Kali Gendong Jakut
"Dan kondisi sungai sekarang sudah buntu dan tidak terhubung dengan Waduk Pluit karena sudah dibangun bangunan oleh warga," kata Fadli.
Fadli menjelaskan, penanganan sampah di kawasan Kali Gendong selama ini turut dibantu oleh Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPS BA) Dinas Lingkungan Hidup.
Pembersihan di lokasi tersebut, kata dia, sudah dilakukan beberapa kali.
"Kami sudah tiga kali membantu membersihkan kali tersebut karena memang kesadaran dari masyarakat setempat kurang menyadari arti kebersihan lingkungan," tutur Fadli.
Baca juga: Setelah Bertahun-tahun, Mengapa Warga Masih Jadikan Kali Gendong Tempat Buang Sampah?
Ia menambahkan, petugas UPS BA bersama PPSU masih terus melakukan pembersihan sampah di sepanjang aliran Kali Gendong sejak Minggu (21/6/2026).
"Dari hari Minggu sampai hari ini tim UPS BA dan PPSU sudah melakukan penanganan sampah di sepanjang aliran sungai Kali Gendong," tambah dia.
Sebelumnya, tumpukan sampah di Kali Gendong, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, sampah terlihat memenuhi aliran kali.
Baca juga: Bangunan Liar Marak di Bantaran Kali Gendong, Praktik Jual-Beli Lapak Terungkap
Video tersebut juga memperlihatkan seorang warga membuang sampah langsung ke kali.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Selasa (23/6/2026), volume sampah di Kali Gendong telah berkurang signifikan dibandingkan saat video viral beredar.
Meski demikian, masih terdapat sampah yang tersisa di aliran air, terutama sampah plastik.
Kendati tumpukan sampah berkurang, kondisi Kali Gendong masih memprihatinkan. Air kali tampak berwarna hitam pekat dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Di lokasi juga terpasang spanduk berwarna putih milik Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang berisi imbauan agar warga tidak membuang sampah sembarangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




