Setoran Awal Jamaah Masih Rp25 Juta, BPKH Ungkap Dampaknya kepada Dana Haji

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengungkapkan kebijakan kenaikan setoran awal jamaah calon haji yang belum diterapkan berpotensi menyebabkan tambahan dana kelolaan sebesar Rp5,65 triliun belum dapat terealisasi pada tahun ini.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa(23/6/2026), mengatakan target penambahan tersebut awalnya diproyeksikan masuk dari penyesuaian dana setoran awal haji reguler maupun khusus.

Baca Juga
  • Belajar Halal BarengBareng
  • Dentuman Gandang Tasa Hidupkan Tradisi Tabuik di Pariaman
  • Cara Mengatasi Gangguan Tidur Menjelang Menstruasi

"Kebijakan menaikkan setoran awal haji reguler dari Rp25 juta menjadi Rp35 juta, serta setoran awal haji khusus dari 4.000 dolar AS menjadi 6.000 dolar AS hingga kini belum diimplementasikan," kata dia.

Fadlul memaparkan, selain penundaan kebijakan setoran awal, rencana skema cicilan setoran lunas atau angsuran bagi jamaah tunggu yang sedianya dikelola langsung oleh BPKH juga belum dapat dilaksanakan secara operasional.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Adapun tantangan keuangan makro institusi semakin dinamis menyusul adanya penarikan uang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) pada tahun sebelumnya atau mekanisme T+1, seperti transfer dana senilai Rp7,8 triliun pada tahun 2025 yang berpotensi berulang kembali.

Jamaah haji dari berbagai negara melaksanakan Tawaf Wada mengelilingi Kabah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). Pelaksanaan tawaf perpisahan tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian ibadah haji sebelum para jamaah meninggalkan Makkah menuju ke negara asal. - (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Buka-bukaan Menyindir Trump: Amerika Serikat Terlalu Naif Soal Iran
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
DPD Minta Program MBG Dihentikan, Menkeu Purbaya Jawab Begini
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Militer Taiwan Memulai Latihan Kesiapsiagaan Tempur untuk Mengantisipasi Kemungkinan Serangan PKT
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Korban Penyekapan Kekasih di Bandung Sudah Membaik dan Bisa Komunikasi
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Legenda UFC Georges St-Pierre Kirim Pesan Tegas untuk Conor McGregor: Hindari Satu Kesalahan Fatal Ini
• 2 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.