Akhir Pelarian Taufik Hidayat Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Ringkus Pelaku

narasi.tv
3 jam lalu
Cover Berita

Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, setelah sempat masuk Daftar Pencarian Orang atau DPO.

"Iya betul (sudah ditangkap)," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan saat dihubungi di Bandung, Selasa, 23 Juni 2026.

Penangkapan ini mengakhiri pengejaran polisi terhadap Taufik yang sebelumnya disebut kerap berpindah-pindah tempat untuk menghindari penangkapan.

Polisi juga sempat hampir menggerebek lokasi persembunyian Taufik, tetapi pelaku berhasil melarikan diri.

"Kami sudah beberapa hari ini mengejar tersangka yang memang dari beberapa hasil pemetaan, dia suka berpindah-pindah dan hampir beberapa waktu lalu bisa kami gerebek tapi pelaku mampu kabur," katanya, Kamis, 18 Juni 2026.

Sementara itu Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan mengatakan penangkapan ini berhasil dilakukan setelah penyidik menemukan jejak digital tersangka melalui aktivitas transaksi daring yang dilakukannya.

"Tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi. Ini menjadi petunjuk buat kita. Tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari di sekitar wilayah perumahan tersebut dan akhirnya pada sore hingga malam hari berhasil menemukan dan menangkap yang bersangkutan," kata Rudi di Bandung, Selasa, 23 Juni 2026.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui seluruh perbuatannya terhadap korban.

Penyidik saat ini masih mendalami motif serta rangkaian tindak kekerasan yang dilakukan terhadap YTR.

"Semua yang dia lakukan dia mengakui. Dia juga menyatakan menyesal dan mengaku perbuatannya dilakukan dalam kondisi dipengaruhi konsumsi alkohol," kata Rudi.

Tersangka Tempatkan di Sel Khusus

Irjen Pol Rudi Setiawan menerangkan jika saat ini tersangka akan ditempatkan seorang diri di ruang tahanan yang dilengkapi kamera pengawas (CCTV) dan berada dalam pengawasan ketat petugas.

“Kemudian kita akan lakukan penahanan di sel khusus yang sudah dipasang CCTV dan berada sendiri dalam pengawasan kami semua,” kata Rudi di Bandung, Selasa, 23 Juni 2026.

Rudi menyebut penyidik juga akan melibatkan sejumlah ahli, termasuk ahli kejiwaan guna mengetahui kondisi psikologis tersangka dan melengkapi proses penyidikan.

“Termasuk, juga melibatkan beberapa ahli, ahli kejiwaan, supaya kita mempunyai data awal bagaimana kondisi kejiwaan tersangka,” katanya.

Sebelumnya korban berinisial YTR (29) ditemukan dalam kondisi kritis setelah mengalami penyekapan dan penganiayaan selama sekitar tiga tahun. Kasus ini terungkap ketika keluarga korban menerima informasi dari pihak tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp yang menyatakan bahwa YTR berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

Keluarga yang sebelumnya tidak mengetahui keberadaan korban langsung menuju rumah sakit dan mendapati kondisi korban sangat memprihatinkan setelah sekian lama hilang kontak.

Saat ditemukan, korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh, di antaranya kepala, wajah, kaki, dan luka ringan pada tangan. Luka ini mengakibatkan gangguan serius, seperti kebutaan pada kedua matanya, bibir sumbing, kesulitan berbicara, dan ketidakmampuan berjalan dengan normal.

Selain luka fisik, korban juga kehilangan sejumlah barang berharga miliknya sepanjang masa penyekapan. Kondisi tersebut menunjukkan tingkat kekerasan yang sangat serius dan berdampak permanen.

Dari hasil pemeriksaan, Rudi menunjukkan adanya kerusakan pada beberapa bagian tubuh korban yang diduga akibat penyekapan dan penganiayaan selama tiga tahun.

"Dokter forensik sudah mengindentifikasi organ-oran tubuh yang rusak dan tidak berfungsi. Diantaranya mata, kemudian bibir, ada bekas sayatan di kaki, kemudian ada sundutan rokok dan sebagainya."terang Rudi

Baca Juga:Gagalnya Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya, Kejagung Ungkap Alasannya

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir Rob di Pati Lumpuhkan Aktivitas UMKM, Omzet Pedagang Turun Drastis
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
SMAN 1 Mataram Jadi Wakil NTB di LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Menjanjikan dan Banyak Dibutuhkan Industri
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
DPR Ingatkan Hibah Motor Listrik BGN ke Guru Honorer Jangan Jadi Beban Baru
• 22 jam lalumatamata.com
thumb
BRI Jatinegara Meriahkan CFD Lewat Booth Rekening dan Kartu Debit FC Barcelona
• 5 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.