Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan mengevakuasi lebih dari 11.000 pelaut yang terdampar di sekitar Selat Hormuz akibat perang.
IDXChannel - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan mengevakuasi lebih dari 11.000 pelaut yang terdampar di sekitar Selat Hormuz akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.
Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) Arsenio Dominguez mengatakan, operasi skala besar ini akan dilakukan bekerja sama dengan Iran, Oman, AS, negara-negara Teluk, dan industri maritim.
"Kami telah mengamankan jaminan keselamatan yang diperlukan dan telah memverifikasi secara menyeluruh kondisi untuk navigasi yang aman guna mendukung operasi ini," ujarnya, dilansir dari BBC pada Rabu (24/6/2026).
Kesepakatan sementara telah ditandatangani pekan lalu untuk mengakhiri konflik, tetapi AS dan Iran terus berselisih mengenai detail Nota Kesepahaman (MoU).
AS mengatakan bahwa MoU tersebut mencakup jaminan bahwa program nuklir Iran akan berada di bawah inspeksi Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Di sisi lain, Iran mengatakan bahwa badan pengawas PBB tidak akan dapat memeriksa situs-situs nuklir yang dibom oleh AS dan Israel tahun lalu.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memulai kunjungannya ke kawasan Teluk pada Selasa di Uni Emirat Arab (UEA), dan juga akan mengunjungi Kuwait dan Bahrain - yang keduanya menjadi tuan rumah pangkalan militer AS - untuk membahas kesepakatan dengan Teheran. (Wahyu Dwi Anggoro)





