"Harapan Saya Terminal Manggarai Difungsikan Lagi, kalau Ramai Ekonomi Warga Bagus"

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Langkah demi langkah harus ditempuh para pengunjung untuk menaiki area lantai dua Terminal Manggarai, Jakarta Selatan, kurang lebih setinggi 10 meter.

Sebab, meski tak lagi berfungsi sebagai tempat pemberhentian bus berukuran sedang seperti Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) dan Metromini seperti dulu, terminal ini tetap banyak dilintasi orang.

Biasanya, para pengunjung yang melintas di Terminal Manggarai ingin menuju ke halte Transjakarta dan Stasiun Kereta Bandara Manggarai.

Pasalnya, lantai dua terminal ini memang didesain sebagai area penghubung ke stasiun dan halte Transjakarta.

Baca juga: Kondisi Terminal Manggarai yang Mati Suri di Jantung Ibu Kota

Meski masih sering dilintasi orang, beberapa fasilitas di Terminal Manggarai seperti lift dan eskalatornya sudah tak berfungsi selama bertahun-tahun.

Pengamatan Kompas.com di lokasi, ada tiga jalur bus yang tersedia di terminal ini dan masing-masing dilengkapi dengan eskalator.

KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU Terminal Manggarai Jakarta Selatan yang disebut mati suri usai direvitalisasi. Selasa (23/6/2026).

Namun saat ini, baik eskalator dan lift di terminal itu tidak menyala, sehingga para pengunjung harus menaikinya secara manual.

Salah satu warga bernama Inta (29), terlihat terengah-engah ketika menaiki eskalator yang mati di Terminal Manggarai.

"Namanya eskalator tapi naiknya tetap manual, bikin sesak napas karena kan ini lumayan tinggi juga," ungkap Inta ketika diwawancarai Kompas.com di lokasi, Selasa (23/6/2026).

Warga Manggarai itu juga menyayangkan kondisi terminal yang sudah bertahun-tahun hanya difungsikan sebagai lintasan penumpang Transjakarta dan KRL saja.

Padahal dulu, kata Inta, hampir setiap harinya kondisi Terminal Manggarai selalu ramai penumpang yang menunggu bus.

Baca juga: Mengapa Terminal Manggarai Tak Berfungsi Optimal Setelah Direvitalisasi?

Ramainya terminal juga membuat perekonomian warga di sekitarnya juga ikut hidup, karena banyak penumpang yang singgah di Terminal Manggarai seringkali mampir ke warung warga untuk sekadar membeli minum dan makan.

"Dulu di sini warung ramai semua sama penumpang, karena kan ini tuh cukup ramai kayak di Blok M saja," sambung dia.

KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU Kondisi fasilitas eskalator di Terminal Manggarai, Jakarta Selatan, yang tak lagi berfungsi.

Warga sekaligus Mantan Sopir Kopaja Udin (56), juga mengatakan hal serupa hidupnya Terminal Manggarai, juga berdampak besar terhadap perekonomian warga sekitar.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Dulu banyak pedagang di pinggir kali. Saya masih sempat mengalami zaman itu," tutur dia di lokasi, Selasa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaminan Sosial Dinilai Jadi Instrumen Ketahanan Nasional
• 33 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Buka Jajak Pendapat Logo HUT ke-81 RI dari 24-28 Juni 2026
• 3 jam laludetik.com
thumb
Tak Menyangka Bisa Memenangkan MotoGP Ceko 2026, Marc Marquez Ternyata Hanya Targetkan Ini di Sirkuit Brno
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Valuasi Pasar Saham Indonesia Masih Murah untuk Emerging Market
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Wamenlu Anis Matta Kunjungi Bulgaria, Perkuat Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.