Harta Liam Payne Senilai Rp 470 M Diwariskan untuk Putranya

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seluruh harta peninggalan mendiang penyanyi Liam Payne yang nilainya mencapai sekitar 28,9 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp 470 miliar akan diwariskan kepada putranya, Bear. Keputusan tersebut berdasarkan dokumen pengadilan yang dipublikasikan pekan ini.

Payne meninggal dunia pada Oktober 2024 setelah terjatuh dari balkon sebuah hotel di Buenos Aires, Argentina. Mantan personel grup One Direction itu meninggal tanpa meninggalkan surat wasiat.

Baca Juga
  • Keanu Reeves Dikabarkan Bintangi Film Lego Baru Garapan Sutradara Toy Story 4
  • Selena Gomez dan Timothee Chalamet Bakal Isi Suara Film Animasi Not Alone
  • Financial Influencer Kini Diatur OJK, Wajib Sampaikan Informasi Keuangan yang Akurat

Karena tidak ada wasiat yang mengatur pembagian asetnya, seperti dikutip dari Hollywood Reporter, Rabu (24/6/2026), pengelolaan harta Payne dilakukan berdasarkan aturan waris tanpa wasiat (intestacy rules) yang berlaku di Inggris. Nilai terbaru aset yang tercatat dalam dokumen administrasi mencapai 28,9 juta dolar AS setelah berbagai utang dan biaya lainnya diselesaikan.

Pada Mei lalu, mantan pasangan Payne, Cheryl, ditunjuk sebagai administrator harta warisan bersama pengacara Richard Mark Bray. Payne dan Cheryl memiliki seorang putra bernama Bear yang berusia delapan tahun saat sang ayah meninggal dunia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dokumen pengadilan yang diperoleh melalui situs pencarian probate pemerintah Inggris menunjukkan bahwa nilai bruto aset Payne di Inggris mencapai sekitar 38 juta dolar AS. Setelah dikurangi berbagai kewajiban, nilai bersihnya mencapai sekitar 32,2 juta dolar AS. Berdasarkan hukum Inggris, harta seseorang yang meninggal tanpa surat wasiat akan diwariskan kepada pasangan sah. Jika tidak menikah, maka harta tersebut diberikan kepada kerabat sedarah terdekat. Dalam kasus Payne, ahli warisnya adalah putranya, Bear Grey Payne.

BBC melaporkan bahwa kedua administrator saat ini hanya bertugas mengelola aset dan belum memiliki kewenangan penuh untuk membagikan seluruh dana tersebut. Bear diperkirakan akan menerima sebagian warisan dalam waktu dekat, sementara sisanya akan diserahkan ketika ia berusia 18 tahun. Setelah kematian Payne pada 16 Oktober 2024, Cheryl yang kini berusia 42 tahun sempat menyampaikan pernyataan belasungkawa. Payne meninggal setelah terjatuh dari balkon Casa Sur Hotel di kawasan Palermo, Buenos Aires.

Saat itu, Payne diketahui berada di Argentina bersama kekasihnya untuk memperpanjang visa sekaligus menghadiri konser mantan rekan satu grupnya, Niall Horan, di arena Movistar Arena.

Penyanyi berusia 31 tahun itu jatuh sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Jenazahnya kemudian dibawa ke kamar mayat forensik kota Buenos Aires. Hasil autopsi menyatakan penyebab kematiannya adalah polytrauma atau cedera multipel yang disertai perdarahan internal dan eksternal.

Dua setengah bulan setelah kematiannya, lima orang didakwa terkait insiden tersebut. Mereka termasuk seorang pria yang mengaku sebagai teman dekat Payne serta beberapa staf hotel Casa Sur. Hingga kini proses hukum terkait kasus tersebut masih terus berjalan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tantangan Program Ketahanan Pangan di Lapas: Napi Sudah Untung, Investor Belum
• 14 jam laludetik.com
thumb
Menkes Ungkap Alasan Banyak Orang Antivaksin: Takut Demam hingga Minim Literasi
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Piala Dunia 2026: Messi, Mbappe dan Haaland Bersaing Ketat Rebut Sepatu Emas
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pria di Semarang Lempar Kucing dari Atas Jembatan, Berujung Ditangkap Polisi
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Saat Petani Menjadi Peredam Inflasi Pangan
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.