Putra Liam Payne, Bear, resmi menjadi satu-satunya ahli waris harta peninggalan mendiang penyanyi tersebut yang bernilai sekitar USD 29 juta atau lebih dari Rp 517 miliar.
Dilansir PEOPLE, dokumen pengadilan menyebut Bear yang kini berusia 9 tahun akan mewarisi seluruh aset ayahnya. Sebagian dana dapat digunakan saat ini, sementara sebagian besar lainnya akan ditempatkan dalam dana perwalian hingga ia genap berusia 18 tahun.
Liam Payne meninggal dunia pada 16 Oktober 2024 dalam usia 31 tahun setelah terjatuh dari balkon sebuah hotel. Mantan personel One Direction itu memiliki seorang putra dari hubungannya dengan penyanyi Cheryl Cole.
PEOPLE juga melaporkan bahwa dokumen pengadilan yang diterbitkan pada 1 Mei 2025 secara resmi menunjuk Cheryl dan pengacara Richard Mark Bray sebagai pengelola harta peninggalan Liam. Keduanya bertugas mengelola aset tersebut, meski kewenangan mereka saat ini masih terbatas dan belum dapat mendistribusikan dana warisan.
Dalam dokumen yang sama terungkap bahwa nilai bruto aset Liam di Inggris mencapai sekitar USD 38 juta, sementara nilai bersihnya berada di angka sekitar USD 32,2 juta.
Karena Liam meninggal tanpa meninggalkan surat wasiat, proses pewarisan mengikuti hukum yang berlaku di Inggris. Dalam kondisi tidak memiliki pasangan sah saat meninggal dunia, harta peninggalan umumnya akan diwariskan kepada kerabat sedarah terdekat. Dalam kasus ini, Bear menjadi penerima warisan tersebut.
Bear lahir pada 22 Maret 2017 dan merupakan anak pertama sekaligus satu-satunya Liam Payne. Kelahirannya diumumkan oleh Liam dan Cheryl melalui unggahan media sosial yang memperlihatkan sang penyanyi menggendong putranya yang baru lahir.
Semasa hidupnya, Liam beberapa kali berbicara mengenai kebahagiaannya menjadi seorang ayah. Dalam sebuah wawancara, Payne pernah mengungkapkan bahwa dirinya selalu ingin memiliki anak di usia muda, meski perjalanan menjalani peran sebagai orang tua tidak selalu mudah.
"Saya selalu ingin menjadi ayah muda," ujar Liam kala itu.
Ia juga mengakui bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk menemukan pijakan sebagai orang tua dan memahami tanggung jawab yang datang bersama peran tersebut.
Kini, lebih dari satu tahun setelah kepergiannya, warisan yang ditinggalkan Liam Payne akan menjadi bagian dari masa depan putra semata wayangnya, Bear.





