Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon berbicara tentang karakter kepemimpinan Soeharto pada acara peringatan 105 tahun kelahiran Jenderal Besar TNI (Purn.) H.M. Soeharto.
"Kepemimpinan Pak Harto di tengah berbagai tantangan pada masanya merupakan bagian dari perjalanan sejarah bangsa yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi penerus dalam membangun Indonesia ke depan," katanya di Jakarta, Rabu.
"Jika kita bicara tentang kepemimpinan Pak Harto, sejumlah karakter yang layak menjadi bahan pembelajaran bagi generasi masa kini antara lain berpijak pada fakta dan realitas masyarakat, menghargai ilmu pengetahuan, membangun sistem kerja yang efektif, berani mengambil tanggung jawab, serta memegang teguh nilai-nilai kepemimpinan," ia menjelaskan.
Menurut dia, kepemimpinan Soeharto menunjukkan pentingnya kemampuan seorang pemimpin dalam membaca persoalan bangsa, mengelola sumber daya yang dimiliki, serta mengambil keputusan strategis bagi kepentingan masyarakat luas.
Fadli juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang berpijak pada nilai-nilai budaya Indonesia.
Menurut dia, prinsip seperti kesabaran, pengendalian diri, keteguhan sikap, serta orientasi pada kepentingan bangsa dalam kepemimpinan tetap relevan dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini.
Baca juga: Menbud dorong penguatan museum tokoh bangsa seperti Museum Soeharto
Baca juga: Kemenaker jadikan Kota Tangerang lokus studi pelatihan kepemimpinan
"Kepemimpinan Pak Harto di tengah berbagai tantangan pada masanya merupakan bagian dari perjalanan sejarah bangsa yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi penerus dalam membangun Indonesia ke depan," katanya di Jakarta, Rabu.
"Jika kita bicara tentang kepemimpinan Pak Harto, sejumlah karakter yang layak menjadi bahan pembelajaran bagi generasi masa kini antara lain berpijak pada fakta dan realitas masyarakat, menghargai ilmu pengetahuan, membangun sistem kerja yang efektif, berani mengambil tanggung jawab, serta memegang teguh nilai-nilai kepemimpinan," ia menjelaskan.
Menurut dia, kepemimpinan Soeharto menunjukkan pentingnya kemampuan seorang pemimpin dalam membaca persoalan bangsa, mengelola sumber daya yang dimiliki, serta mengambil keputusan strategis bagi kepentingan masyarakat luas.
Fadli juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang berpijak pada nilai-nilai budaya Indonesia.
Menurut dia, prinsip seperti kesabaran, pengendalian diri, keteguhan sikap, serta orientasi pada kepentingan bangsa dalam kepemimpinan tetap relevan dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini.
Baca juga: Menbud dorong penguatan museum tokoh bangsa seperti Museum Soeharto
Baca juga: Kemenaker jadikan Kota Tangerang lokus studi pelatihan kepemimpinan





