Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membagikan video yang menampilkan progres pembangunan jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia melalui akun media sosialnya.
Pembangunan ribuan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, TNI Angkatan Darat dan masyarakat untuk memperkuat konektivitas hingga ke daerah-daerah terpencil.
Advertisement
Teddy menegaskan bahwa pembangunan jembatan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik. Namun juga membuka akses dan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini terisolasi oleh kondisi geografis.
"Membangun jembatan, menghubungkan harapan," kata Teddy dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Kamis (25/6/2026).
Menurut dia, kehadiran jembatan di wilayah yang selama puluhan tahun terpisahkan oleh sungai dapat mengubah kehidupan masyarakat. Untuk itu, Presiden Prabowo Subianto mendorong pembangunan jembatan gantung guna mewujudkan konektivitas yang lebih cepat, aman dan merata hingga ke pelosok Indonesia.
"Di banyak wilayah yang selama puluhan tahun terpisahkan oleh sungai, kehadiran sebuah jembatan dapat mengubah kehidupan masyarakat. Melalui program pembangunan jembatan gantung, Presiden Prabowo mendorong konektivitas yang lebih cepat, lebih aman dan lebih merata hingga ke pelosok Indonesia," tuturnya.
Teddy menjelaskan bahwa pembangunan jembatan terus dipercepat melalui sinergi antara pemerintah, TNI AD, dan masyarakat setempat. Kehadiran jembatan-jembatan baru tersebut menjadi solusi bagi wilayah yang selama bertahun-tahun sulit dijangkau akibat kondisi medan dan keterbatasan akses transportasi.
"Kini, melalui kerja sama pemerintah, TNI AD dan masyarakat, jembatan-jembatan baru pun terus hadir, menghubungkan wilayah-wilayah yang selama bertahun-tahun terpisahkan oleh sungai dan medan yang sulit dijangkau," jelas Teddy.
Pemerintah menargetkan sebanyak 2.500 jembatan gantung selesai dibangun pada Agustus 2026. Pembangunan kemudian akan terus dipercepat hingga mencapai target 5.000 jembatan pada akhir tahun mendatang.
Lebih lanjut, Teddy menuturkan bahwa manfaat pembangunan jembatan gantung dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jembatan juga meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai fasilitas publik lainnya.
"Dengan hadirnya jembatan gantung, anak-anak tidak lagi harus menyeberangi sungai untuk bersekolah, dan masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas publik dengan lebih mudah dan aman," ungkap Teddy.
Dia menilai jembatan memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar sarana penghubung antarwilayah, khususnya bagi para generasi muda di daerah terpencil. Infrastruktur tersebut menjadi simbol hadirnya kesempatan yang lebih baik bagi masa depan mereka.
"Bagi anak-anak yang harus berangkat sekolah setiap hari, jembatan bukan hanya penghubung dua tepi sungai. Jembatan adalah penghubung menuju masa depan," pungkas Teddy.




