Iran tolak inspeksi IAEA sebelum kesepakatan akhir dengan AS tercapai

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Teheran (ANTARA) - Iran menolak inspeksi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) sebelum kesepakatan akhir dengan AS tercapai. Dalam platform media sosial X, Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional Kazem Gharibabadi menyampaikan bahwa akses terhadap fasilitas dan bahan nuklir Iran akan ditinjau dan diselesaikan semata-mata dalam kerangka kesepakatan akhir dan sebagai hasil dari tindakan praktis pihak lainnya untuk mencabut segala sanksi.

Dia menuturkan tidak ada pertemuan yang digelar antara tim negosiasi Iran dan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi di Swiss dalam beberapa hari terakhir, meski Grossi meminta pertemuan tersebut.Pernyataan Gharibabadi itu dilontarkan setelah sebelumnya pada hari yang sama Grossi menuturkan bahwa IAEA akan melakukan inspeksi di Iran mengingat nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) perdamaian AS-Iran telah diteken baru-baru ini

MoU yang ditandatangani pada 18 Juni tersebut menetapkan masa perundingan selama 60 hari, yang saat ini sudah berjalan, untuk mencapai kesepakatan akhir mengenai program nuklir Iran dan pencabutan sanksi. Putaran pertama perundingan itu telah digelar di Swiss pada Minggu (21/6) dan Senin (22/6)


Tiga fasilitas nuklir utama Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan dibom oleh AS dalam "perang 12 hari" pada Juni 2025. Lokasi-lokasi tersebut kembali menjadi pusat konflik yang meletus pada 28 Februari tahun ini, saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target nuklir dan militer Iran.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Naturalisasi Timnas Indonesia Dapat Lampu Hijau Pemerintah, Target Lolos Piala Dunia 2030
• 20 jam lalubola.com
thumb
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Penghargaan Marketeers OMNI Brands of the Year
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Pria Kendal Bunuh Pacar dan Buang Jasad di Semak-semak, Lalu Kabur ke Bekasi
• 8 jam laludetik.com
thumb
Pasar Senen Jadi Stasiun KA Tersibuk, Januari-Mei 2026 Angkut 3,1 Juta Penumpang
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI Bangun 11 Rusun Jumbo Tahun Depan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.