Purbaya sidak ke perusahaan baja asal China di Pulogadung

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke salah satu perusahaan baja asal China yang beroperasi di kawasan Pulogadung, Jakarta.

Purbaya menegaskan inspeksi itu untuk memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan kegiatan bisnis secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tujuan kami bukan untuk menghambat atau mematikan usaha, melainkan memastikan terciptanya persaingan yang sehat dan adil bagi seluruh pelaku industri,” kata Purbaya, di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan kunjungan lapangan dilakukan setelah adanya indikasi awal yang menunjukkan kemungkinan ketidaksesuaian antara skala kegiatan usaha perusahaan dengan kewajiban perpajakan yang dilaporkan.

Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, terdapat dugaan bahwa nilai pajak yang dibayarkan perusahaan belum mencerminkan besarnya aktivitas bisnis yang dijalankan.

Untuk itu, pemerintah meminta perusahaan menyerahkan dokumen dan data pendukung guna dilakukan verifikasi lebih lanjut.

Purbaya menyatakan proses yang berlangsung saat ini masih berada pada tahap klarifikasi dan belum sampai pada kesimpulan adanya pelanggaran.

"Kami meminta perusahaan untuk menunjukkan dokumen-dokumen yang relevan, agar seluruh proses dapat dilakukan secara terbuka dan berdasarkan fakta. Dengan demikian, kita dapat melihat secara adil bagaimana praktik bisnis yang dijalankan," kata dia lagi.

Pihak manajemen perusahaan menyatakan bahwa seluruh kegiatan usaha telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia. Perusahaan juga menyampaikan komitmennya untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam proses klarifikasi yang sedang berlangsung.

Pemerintah menyambut baik sikap kooperatif tersebut dan meminta jajaran otoritas perpajakan mempercepat proses pengumpulan serta analisis data, agar hasil verifikasi dapat segera memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

Selain perusahaan yang disidak hari ini, pemerintah juga akan melakukan langkah serupa terhadap sejumlah perusahaan lain berdasarkan hasil pemantauan dan data yang telah dihimpun.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan level playing field atau persaingan usaha yang setara di berbagai sektor industri.

"Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap perusahaan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Karena itu, seluruh pelaku usaha harus menjalankan kewajibannya secara adil dan sesuai aturan. Dengan begitu, industri nasional dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan," katanya lagi.

Baca juga: Krakatau Steel gandeng Kejaksaan Agung perkuat tata kelola perusahaan

Baca juga: Buang limbah B3, KLH proses hukum dua perusahaan baja di Tangerang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal saat Ikut Latihan Dasar Militer, DPR Desak Ada Evaluasi
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Dukung Implementasi B50, Pelindo Marine Amankan Distribusi FAME di Pelabuhan Tanjung Perak
• 2 jam laluterkini.id
thumb
Kemenhut Revisi Aturan Tata Kelola Hutan untuk Perkuat Peran Kesatuan Pengelolaan Hutan
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Kasus Dugaan Fitnah Ceramah JK, Penanganan Laporan Abu Janda Cs Dialihkan ke Polda Metro
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Mayat Wanita dalam Mobil Pelat Merah di Bandara Juanda Tidak Hamil
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.