Emisi Pertamina Trans Kontinental Susut Jadi 66.721 Ton CO2e Sepanjang 2025

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Emisi PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyusut menjadi 66.721 ton CO2e pada 2025. Direktur Armada PTK, Dewi Susanti, membeberkan PTK mempunyai berbagai program transisi energi dan dekarbonisasi melalui Green Energy Program yang telah diterapkan sejak beberapa tahun terakhir.

Program nomor satu yang telah dijalankan sejak 2019 adalah penerapan teknologi Dual Fuel LNG pada mesin induk kapal yang telah diterapkan pada kapal Transko Rajawali.

Teknologi tersebut memungkinkan penggunaan gas alam cair (LNG) sebagai bahan bakar utama dengan dukungan High Speed Diesel (HSD) dalam proses pembakaran.

PTK juga mengembangkan sistem shore connection sejak 2022 yang telah diterapkan di Pelabuhan Plaju dan Pelabuhan Semarang.

Sistem ini memungkinkan kapal yang bersandar di pelabuhan memperoleh pasokan listrik langsung dari darat (shore power) sehingga tidak perlu mengoperasikan generator kapal.

Di bidang energi terbarukan, PTK mengimplementasikan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sejak 2021 untuk mendukung kebutuhan listrik kapal saat berlabuh maupun beroperasi untuk mengurangi penggunaan generator dan konsumsi bahan bakar. Program ini telah diterapkan pada sejumlah armada, termasuk Transko Pari 01 dan FC Dwipangga.

PTK juga menyiapkan pengembangan Battery Management System (BMS) yang ditargetkan mulai direalisasikan pada kuartal I 2027.

Sistem tersebut akan berfungsi mengelola penggunaan baterai sebagai sumber listrik cadangan (backup) yang dapat menggantikan fungsi generator saat kapal sedang berlabuh.

“Nah untuk yang BMS, kita sudah upayakan untuk pada saat docking, kita sudah dipersiapkan secara teknisnya dari sistem baterainya, tanpa mengganggu operasional,” kata Dewi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/6).

Berdasarkan data PTK, beban emisi konsolidasi lingkup (scope) 1 dan 2 tercatat sebesar 182.683 ton CO2e pada 2021. Angka tersebut kemudian turun menjadi 150.942 ton CO2e pada 2022, lalu kembali menurun menjadi 123.732 ton CO2e pada 2023.

Tren penurunan berlanjut pada 2024 dengan beban emisi mencapai sekitar 101.580 ton CO2e. Sementara itu, pada 2025, emisi perusahaan kembali berkurang menjadi 66.721 ton CO2e. Dengan demikian, total emisi PTK telah berkurang sekitar 63,5 persen dibandingkan posisi 2021.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kampus Swasta dengan Jurusan Bisnis Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2026
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Lalu Lintas Tol Jakarta Kamis Pagi: Cawang, Kuningan, hingga Tomang Padat
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Jangan Ada Taufik Hidayat Lainnya
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Obsesi, Cemburu, dan Dendam, Kisah Kelam Ade Sara: Dibunuh Mantan Pacar karena Cinta Segitiga
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Jaksa Agung: Saya Tidak Butuh Jaksa yang Pintar tapi Tidak Bermoral!
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.