SEATTLE, KOMPAS.TV - Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) menyatakan Team Melli kembali mengalami perlakuan tidak menyenangkan dalam gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS).
FFIRI menyatakan petugas bandara sempat menahan bintang Timnas Iran, Mehdi Taremi, dan asisten pelatihnya.
Mereka menyebut petugas bandara "menimbulkan masalah" bagi keduanya saat Timnas Iran mendarat di AS jelang pertandingan melawan Mesir pada Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (24/6/2026), FFIRI menyatakan Taremi dan asisten pelatih, Saeed Alhoei, ditahan petugas bandara selama 25 menit. Namun, pihak federasi tidak menjelaskan alasan penahanan tersebut.
"Dalam perjalanan ketiga tim nasional ke Amerika Serikat, petugas tuan rumah mengganggu Saeed Alhoei dan Mehdi Taremi, membuat keberangkatan tim ke Seattle untuk pertandingan melawan Mesir terhambat," demikian pernyataan FFIRI, dikutip Al Jazeera.
Baca Juga: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Terima Kasih untuk Los Angeles usai Lawan Belgia di Piala Dunia 2026
Timnas Iran berlatih di Tijuana, Meksiko, selama gelaran Piala Dunia 2026. Team Melli dua kali berangkat ke AS, satu hari sebelum pertandingan melawan Selandia Baru dan Belgia.
Usai pemerintah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) pada akhir pekan lalu, tuan rumah kemudian memberi Timnas Iran "keringanan" untuk datang dua hari sebelum pertandingan, tetapi harus segera pergi setelah laga berakhir.
Timnas Iran telah memprotes perlakuan AS sebagai tuan rumah sejak awal Piala Dunia 2026. Sedangkan AS enggan menjelaskan alasan Iran diberi pembatasan keamanan ekstra.
Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, juga menyebut AS berlaku tidak adil terhadap Iran selama turnamen. Menurutnya, AS selaku tuan rumah secara aktif merintangi timnya.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Al Jazeera, The Associated Press
- piala dunia 2026
- mehdi taremi
- timnas iran
- pemain iran ditahan di bandara
- iran piala dunia 2026
- mesir vs iran





