3 Tahun Beroperasi di Vila Bali, 3 Kurir dan WNA di Pabrik Vape Ganja Raup Rp10 Miliar per Bulan

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Dua tersangka berinisial GNH dan AEP warga negara Tunisia dan BSM warga AS mendapatkan omset fantastis hingga Rp10 miliar per bulan dengan memproduksi vape ganja. 

Hal itu diketahui setelah Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar home industri narkotika jenis ganja jaringan internasional di Bali. 

Rumah produksi narkotika itu telah beroperasi selama tiga tahun.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Wisnu Wardana, mengatakan bahwa pengungkapan tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan salah satu kurir di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

BACA JUGA:Vila di Bali Jadi Pabrik Vape Ganja Home Industry, Dikendalikan Kurir dan Bandar WNA

“Tiga tersangka yang ditangkap yakni berinisial BSM warga negara Amerika Serikat yang bertugas memproduksi mengedarkan,” kata Wisnu, Kamis, 25 Juni 2026.

“Sementara dua tersangka lainnya berinisial GNH dan AEP warga negara Tunisia. GNH ini merupakan bandar ganja sedangkan AEP seorang kurir,” sambungnya.

Wisnu mengemukakan, para tersangka memproduksi vape ganja setiap bulannya kurang lebih 2.000 vape di home industri Bali tersebut.

“2.000 di produksi dengan nilai per vape-nya dijual kepada masyarakat kurang lebih Rp5 juta. Jadi omsetnya kurang lebih Rp10 miliar per bulan selama 3 tahun beroperasi,” ungkapnya.

BACA JUGA:TAMPANG Dua Pelaku Begal Kurir JNE saat Berteduh, Babak Belur Diberi Salam Olahraga!

Dari hasil pemeriksaan para tersangka, kata Wisnu, pangsa pasar barang haram yang diproduksi itu akan dijual di wilayah Bali dengan konsumen warga negara asing.

“Mungkin karena dia WNA, pangsa khususnya adalah kepada sesama warga negara asing. Nanti kita akan kembangkan lebih lanjut,” tutur Wisnu.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bandara Soetta, AKP Michael Kharisma Tandayu, menambahkan para tersangka mengedarkan narkotika melalui komunitasnya di Bali.

BACA JUGA:TAMPANG Dua Pelaku Begal Kurir JNE saat Berteduh, Babak Belur Diberi Salam Olahraga!

Urusan transaksi atau pembayarannya, mereka sangat rapih. Yakni menggunakan cryptocurrency.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bangka Tengah Cetak Sejarah, Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut dari BPK
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Penyelundupan Sabu dalam Bakso ke Lapas Sukabumi Digagalkan Petugas Lapas | SAPA SIANG
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Seskab: Ada 5.000 Jembatan yang Ditargetkan Rampung Pembangunannya Akhir 2026
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Foto: Ribuan Warga Syiah Sambut Asyura di Karbala
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Heboh! MinyaKita Berbau Solar, Mendag Turun Tangan Investigasi Penyebabnya! | SAPA MALAM
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.