7 Fakta Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Nomor 5 Bikin Merinding

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
7 Fakta Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Nomor 5 Bikin MerindingNasional | inews | Kamis, 25 Juni 2026 - 21:38

BANGKALAN, iNews.id – Kematian RYS, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan yang ditemukan membusuk di dalam mobil di parkiran Bandara Juanda, hingga kini masih misterius.

Polisi masih menyelidiki intensif kasus tersebut untuk mengungkap penyebab kematian korban. Selain memeriksa CCTV dan meminta keterangan sejumlah saki, petugas juga masih menunggu hasil autopsi tim forensik. Berikut deretan fakta kematian misterius ASN Pemkab Bangkalan.

7 Fakta Kematian Misterius ASN Bangkalan di Bandara Juanda

1. Kronologi Kejadian

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengungkapkan kronologi hilangnya korban. RYS diketahui berpamitan kepada pihak keluarga sejak hari Kamis pekan lalu. 

Pada Kamis malam, korban sempat mengirimkan pesan berupa pembagian lokasi terkini (share location) yang menunjukkan posisinya berada di daerah Pujon, Malang. 

Jenazah ASN Pemkab Bangkalan yang ditemukan tewas dalam mobil di parkiran Bandara Juanda Surabaya dimakamkan. (Foto: iNews)Baca Juga:Prabowo Dorong TNI-Polri Cetak Pemimpin yang Kuat dan Adaptif Hadapi Tantangan Global

Aktivitas korban bahkan dipastikan masih terpantau normal hingga keesokan harinya. Pihak keluarga menegaskan, korban masih sempat melakukan panggilan video (video call) untuk memberi kabar. 

"Pada hari Jumat hingga Sabtu pagi, korban RYS ini sebenarnya masih sempat melakukan video call dengan keluarganya. Tidak ada kecurigaan saat itu," kata Risang Bima Wijaya kepada awak media, Kamis (25/6/2026).

2. Hilang Kontak 

Petaka dimulai pada Sabtu siang. Panggilan video yang biasanya direspons dengan cepat tiba-tiba mati total. Pihak keluarga seketika kehilangan kontak (lost contact) dengan korban sejak saat itu. 

Hanya berselang beberapa jam setelah panggilan video terakhir pada Sabtu pagi, mobil dinas korban terdeteksi masuk ke kompleks Bandara Juanda Surabaya pada Sabtu sore pukul 16.00 WIB. 

3. Pria Misterius Terekam CCTV

Melalui rekaman CCTV bandara, kejanggalan besar pun terungkap. Saat melewati loket tiket parkir, bukan RYS yang mengemudikan mobil tersebut, melainkan seorang pria misterius. Pria itulah yang terekam kamera menjulurkan tangan mengambil tiket parkir dari kursi pengemudi. 

Baca Juga:Pemkot Tangerang Luncurkan Inovasi Pendidikan, Sachrudin: Teknologi dan Prestasi Harus Tumbuh Bersama

Kondisi tersebut memicu dugaan kuat dari pihak keluarga bahwa sesaat setelah video call di hari Sabtu, korban langsung dieksekusi. 

Selain rekaman CCTV di Bandara Juanda saat proses pembuangan mayat, pihak keluarga mengaku mengantongi bukti lainnya yang kini sudah diserahkan ke tim penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo. 

"Kami juga memiliki rekaman CCTV saat korban sedang bersama laki-laki tersebut ketika berada di wilayah Pujon, Malang. Semua bukti sudah di polisi," ucap Risang.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma, menegaskan bahwa jajarannya masih terus mendalami kasus yang sempat menggegerkan pengunjung Bandara Juanda ini. 

Polisi tengah mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melacak rekaman kamera pengawas (CCTV) di area parkir bandara guna mengetahui kronologi masuknya mobil dinas tersebut. 

Baca Juga:KPK Telusuri Pembelian Jam Tangan Mewah Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

"Proses penyelidikan masih terus berlangsung intensif di lapangan, sambil kami menunggu hasil visum resmi dan uji Labfor dari Polda Jatim," tegas AKP Siko saat dikonfirmasi via telepon.

Tim medis mengevakuasi jasad ASN Pemkab Bangkalan yang ditemukan membusuk dalam mobil di parkiran Bandara Juanda. (Foto: iNews)

4. Mayat Korban Ditemukan Dalam Mobil

Jasadnya diduga sengaja dibawa dan dibuang ke Bandara Juanda dalam kondisi sudah meninggal dunia. Saat ditemukan pada Rabu siang, jenazah RYS berada di kursi penumpang depan dengan kondisi jok yang direbahkan, mobil terkunci dari luar, dan kunci kontak dibawa kabur pelaku. 

Pihak keluarga kini menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada pihak kepolisian dan berharap pria misterius yang terakhir kali bersama korban saat di Pujon maupun yang terekam di Juanda dapat segera diringkus.

5. Ditemukan Bekas Kekerasan 

Berdasarkan hasil autopsi tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, ditemukan adanya indikasi bekas kekerasan pada tubuh korban. 

Dokter forensik menemukan luka robek di bagian belakang telinga kiri korban yang diduga kuat akibat hantaman kekerasan benda tumpul. 

Baca Juga:Kreatif! Pemuda di Purbalingga Ubah Batang Pepaya jadi Pakan Kambing Berkualitas

Proses autopsi yang digelar sejak Rabu malam juga mengungkap sejumlah tanda-tanda asfiksia atau kekurangan oksigen pada tubuh korban. Petugas menemukan adanya pelebaran pembuluh darah pada selaput lendir kelopak mata, serta warna kebiruan pada selaput lendir bibir bagian atas dan bawah.

6. Korban Tewas 2-3 Sebelum Ditemukan

Berdasarkan tingkat pembusukan jenazah saat dievakuasi, tim medis memperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum akhirnya ditemukan di dalam mobil dinas berpelat nomor Madura tersebut. 

"Terkait pemeriksaan luar, memang ditemukan luka robek pada bagian belakang telinga kiri akibat kekerasan benda tumpul," ujar Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini, Kamis (25/6/2026).

7. Korban Hamil Dipastikan Hoaks

Pihak RS Bhayangkara Porong secara tegas membantah rumor yang beredar luas di media sosial yang menyebut korban tengah dalam kondisi hamil saat meninggal dunia. 

Tim forensik menjelaskan bahwa kondisi perut korban yang tampak membesar saat ditemukan bukan karena mengandung janin, melainkan murni efek biologis dari proses pembusukan alami dan pembengkakan tubuh setelah beberapa hari meninggal.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Orang Meninggal, Begini Prosedur Penanganan Peserta SPPI Saat Sakit
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Usai Konsultasi ke Komnas Perempuan, Sarwendah Terlihat Menyambangi KPAI
• 7 jam lalucumicumi.com
thumb
Saat Wilayah Lain Mati Lampu, Dusun di Kulon Progo Ini Tetap Terang Berkat PLTMH
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Pilu Bocah 3 Tahun Ditemukan Tewas di Mobil
• 9 jam laludetik.com
thumb
Prediksi Pertandingan Ekuador Vs Jerman: Head-to-Head dan Skenario Lolos 32 Besar
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.