Sumedang Mitigasi Risiko El Nino, Jaga Produktivitas Sektor Pertanian

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Sumedang berupaya menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi daerah di tengah ancaman fenomena El Nino yang diprediksi melanda pada 2026 ini. 

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan pentingnya langkah antisipatif guna mencegah penurunan produksi di sektor pertanian yang merupakan pilar utama ekonomi lokal.

"Pertumbuhan ekonomi meningkat, investasi terus bertambah, dan dampaknya mulai dirasakan oleh masyarakat," kata Dony.

Meskipun indikator ekonomi makro menunjukkan performa yang baik, Dony mengingatkan adanya tantangan alam yang harus diwaspadai.

Fenomena iklim El Nino pada tahun ini diproyeksikan memicu musim kemarau yang lebih panjang, sehingga berpotensi memangkas produktivitas komoditas pangan.

Menghadapi risiko tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menginisiasi konsolidasi lintas sektor. Langkah mitigasi ini melibatkan koordinasi intensif antara Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai, kelompok tani, hingga berbagai pemangku kepentingan strategis lainnya.

Baca Juga

  • Dedi Mulyadi Serahkan Uang Sayembara Rp250 Juta Pada Korban Penyekapan
  • Terhambat Transisi dan Biaya Urugan, Pembangunan Kopdes Merah Putih di Bogor Masih 70%
  • Indramayu Ingin Kurangi Ketergantungan Migas

Sejumlah strategi teknis mulai diimplementasikan, di antaranya optimalisasi pemanfaatan sumber-sumber air, perbaikan fasilitas embung, serta normalisasi jaringan irigasi.

Selain itu, pemerintah daerah mempercepat pengerjaan infrastruktur pertanian dan menyiagakan pompa air di kawasan produktif yang berdekatan dengan sumber air permukaan.

"Kami tidak ingin produksi pertanian menurun karena sektor pertanian memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh sebab itu seluruh infrastruktur pendukung harus dipastikan siap sebelum musim kemarau tiba," tegasnya.

Melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi antarlembaga, Pemkab Sumedang optimistis dapat meminimalisir dampak anomali cuaca terhadap ketahanan pangan dan menjaga laju investasi serta pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut tetap berada di jalur positif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hotman Paris Bongkar Kabar Penahanan Razman Arif Nasution: Sudah di Rutan Cipinang
• 12 jam laludisway.id
thumb
Review The Furious: Plot Sederhana, Adegan Aksi Sukses Bikin Terpana
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Rekomendasi Saham saat IHSG Berpotensi Melanjutkan Kenaikan Terbatas
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
3 Sayuran Hijau yang Bantu Bakar Lemak Perut
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Gempa Susulan Masih Terjadi di Palu, Warga Masih Tidur di Luar Rumah karena Trauma
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.