Ketika Kebenaran Batin Bicara Lebih Keras

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

SENIN, 22 Juni 2026, di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, puluhan mahasiswa duduk berjemur di bawah terik matahari siang.

Tidak ada toa, orasi, dan asap dari ban yang terbakar. Hanya tubuh yang diam dan menghadap ke arah Keraton. Itulah topo pepe.

Yang membuatnya mengejutkan bukan hanya sikap heningnya. Justru yang mengejutkan adalah siapa yang melakukannya.

Mereka adalah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). IMM adalah anak kandung dari gerakan Islam modernis yang selama lebih dari satu abad berdiri berhadapan dengan praktik Kejawen semacam ini.

Para mahasiswa IMM meminjam simbol dari tradisi yang secara teologis tidak pernah sepenuhnya diakui oleh ibu kandung organisasinya.

Tentu ini menarik dan memunculkan pertanyaan, “Mengapa mereka mau melakukan itu?”

Meminjam Bukan Mengkhianati

Dalam tradisi Jawa, topo pepe bukan sekadar ritual. Ia adalah bentuk komunikasi paling ekstrem antara rakyat dan penguasa.

Tubuh dibiarkan menanggung panas, hening, dan menghadap ke arah singgasana.

Baca juga: Terbukanya Pagar DPR dan Kabar Kemenangan Mahasiswa

Di dalamnya, tidak ada argumen yang diajukan. Tidak ada tuntutan yang dinegosiasikan.

Hanya kehadiran yang ada dan menjadi saksi atas sesuatu yang tidak beres.

Kesaksian yang memaksa penguasa yang bermartabat untuk merasakan apa yang disampaikan lewat kehadiran.

Saat IMM menggelar topo pepe, mereka tidak sedang mengamini seluruh praktik Kejawen.

Mereka meminjam bentuknya karena itulah yang paling sesuai untuk saat ini.

Sesuai karena kini orasi sudah terlalu sering didengar, spanduk berisi tuntutan sudah menjadi pemandangan biasa, dan kecepatan untuk mendirikan kawat berduri melampaui dialog.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Peminjaman ini bukan bentuk pengkhianatan terhadap identitas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejati DIY Geledah Dinas Koperasi & UMKM, Pemda DIY: Dinas Sudah Sesuai Prosedur
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pegadaian Gaet Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Anak Yatim & Dhuafa
• 18 jam laludetik.com
thumb
Allo Bank (BBHI) Ungkap Strategi di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Saldo Dompet Digital Kini Bisa Dicairkan di ATM
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Mahfud MD Luncurkan Buku Edisi Baru, Soroti Reformasi dari Tahun ke Tahun
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.