Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) akan segera memberlakukan tarif di Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) Seksi 4 Segmen Sinaksak–Simpang Panei sepanjang 12,55 kilometer.
Direktur Utama Hamawas Dindin Solakhuddin mengatakan pemberlakuan tarif tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 6938/KPTS/Mn/2026 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif.
“Ruas tol ini memberikan dampak signifikan, terutama dalam memperlancar akses dari dan menuju kawasan wisata Danau Toba,” ujar Dindin dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).
Sebelum beroperasi secara komersial, ruas tol tersebut telah difungsikan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 serta arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Selama periode Nataru, ruas tersebut dilalui sebanyak 599.514 kendaraan. Sementara pada masa Lebaran 2026, volume lalu lintas tercatat mencapai 77.098 kendaraan.
Hamawas memastikan ruas tol tersebut telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebelum diberlakukan tarif. Perseroan juga menyiapkan berbagai fasilitas operasional, antara lain 16 armada layanan, 32 personel, 30 kamera pengawas (CCTV), dan empat papan informasi digital atau Variable Message Sign (VMS).
Baca Juga
- Jasa Marga (JSMR) Bakal Pasang Gantry RFID untuk Pantau Truk Odol
- Tok! Prabowo Resmikan Jalan Daerah Sepanjang 1.151 Km di Seluruh Indonesia
- DPR Setujui Pagu Anggaran 2027 Kemenko IPK Rp276,8 Miliar, AHY Bilang Begini
Sebelumnya, ruas Sinaksak–Simpang Panei juga telah dinyatakan lulus Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) serta memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dengan predikat bintang lima untuk aspek pelayanan dan keselamatan.
"Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terkait keselamatan dan etika berkendara di jalan tol, pentingnya kecukupan saldo kartu Uang Elektronik, serta memberikan informasi mengenai manfaat jalan tol dan rencana pemberlakuan tarif Ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei,” pungkasnya.





