Jakarta, VIVA – Vespa masih menjadi salah satu merek motor yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Bukan hanya model baru, pasar motor bekasnya pun tetap ramai karena banyak orang mengincar skuter asal Italia tersebut dengan harga yang lebih terjangkau.
Menariknya, pilihan Vespa bekas saat ini cukup beragam. Dengan modal mulai Rp15 jutaan, konsumen sudah bisa mendapatkan model klasik, sedangkan anggaran hingga Rp50 jutaan membuka peluang membawa pulang Vespa matik yang usianya masih relatif muda. Kisaran harga tersebut dihimpun dari berbagai penawaran di pasar motor bekas dan dapat berbeda tergantung tahun produksi, kondisi kendaraan, serta kelengkapan surat-suratnya.
Dari penelusuran VIVA Otomotif Jumat 26 Juni 2026, di rentang Rp15 juta hingga Rp20 jutaan ada Vespa Super, Vespa Excel 150, hingga Vespa PX keluaran awal dengan kondisi yang masih layak pakai. Untuk model klasik, harga sangat dipengaruhi tingkat orisinalitas, hasil restorasi, serta kecocokan nomor rangka dan mesin.
Naik ke kisaran Rp20 juta hingga Rp30 jutaan, pilihan semakin banyak. Konsumen dapat menemukan Vespa PX Exclusive, Vespa Corsa, hingga Vespa LX 150 generasi awal yang mulai banyak ditawarkan di pasar motor bekas. Beberapa unit Vespa LX tahun 2012 bahkan dipasarkan mulai sekitar Rp15,5 juta, sementara model lain berada di kisaran Rp21 juta hingga Rp30 juta.
Dengan anggaran sekitar Rp30 juta hingga Rp40 jutaan, pembeli sudah bisa melirik Vespa S 125 i-get maupun Vespa Primavera generasi awal. Kedua model tersebut masih menjadi incaran karena desainnya modern, fitur lebih lengkap, dan biaya perawatannya relatif mudah dibanding Vespa klasik.
Sementara itu, dana mendekati Rp50 juta membuka pilihan yang lebih luas. Vespa Sprint 150 keluaran 2017 hingga 2021 banyak dipasarkan di kisaran Rp37 juta sampai Rp47 jutaan, sedangkan beberapa unit tahun yang lebih muda masih berada di bawah Rp55 juta.
Meski harganya lebih murah dibanding unit baru, pembeli tetap disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum bertransaksi. Pastikan kondisi mesin, rangka, sistem kelistrikan, riwayat servis, dan kelengkapan dokumen sesuai agar tidak mengeluarkan biaya perbaikan yang besar setelah motor dibawa pulang.




