JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada atau BEM UGM tahun 2025 Tiyo Ardianto menanggapi pidato Presiden Prabowo Subianto yang menuding dalang di balik aksi mahasiswa belakangan ini.
Prabowo mengklaim tahu siapa yang membayar demo.
“Saya kasih peringatan mereka-mereka itu, hati-hati lho, saya tahu lho siapa yang bayar bayar demo itu, gue tahu itu,” ucap Prabowo saat berpidato.
Menanggapi pernyataan itu, Tiyo justru menuding balik pernyataan itu.
BACA JUGA:Bagaimana Aliansi BEM Bersatu Bisa Tahu Pemilik Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Dikaitkan dengan Timses Ganjar?
“Kemarin Pak Prabowo mengatakan bahwa beliau tahu siapa yang membiayai aksi tersebut. Mungkin bukan hanya tahu, tetapi juga menjadi bagian yang terlibat dalam pendanaan itu,” kata Tiyo saat ditemui media di Kampus UGM.
Tiyo justru heran, ada aksi mobilisasi massa besar-besaran untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terbukti menjadi ladang korupsi.
Ia menyebutnya ini aksi kepanikan istana.
BACA JUGA:Tiyo Ardianto Endus Ada Settingan di Balik Tudingan Mobil Fortuner: Potong Telinga Saya!
“Namun justru sampai dilakukan mobilisasi massa untuk mendukung program tersebut. Menurut saya, ini merupakan bentuk kepanikan dari pemerintah. Dari berbagai respons yang muncul, banyak kritik yang diarahkan kepada pemerintah,” katanya.
Ini, kata dia, menggambarkan wajah pemerintahan yang sangat kolonial, pemerintahan yang mengedepankan semangat adu domba.
BACA JUGA:Polres Tangsel Terima Laporan Firdaus Oiwobo terhadap Tiyo Ardianto
“Mereka seolah sedang mempertentangkan rakyat dengan rakyat, mahasiswa dengan mahasiswa. Bagi saya, ini adalah potret yang menunjukkan kepanikan pemerintah. Inilah gambaran pemerintahan kolonial yang selama dua hari terakhir terus mempertontonkan politik pecah belah,” ucapnya.
Sebelumnya, Ia mengancam siapa saja karena dirinya tahu siapa yang menggerakkan demo.
Ia menegaskan aksi itu didanai oleh sekelompok pihak.
- 1
- 2
- »





